Penyuluh Agama Kristen Dorong Remaja Hidup sebagai Teladan

Pandan (Humas). Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Lebora Siregar, S.Th. mengatakan bahwa pembinaan rohani bagi remaja sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai iman dan karakter Kristiani sejak dini. Hal ini disampaikan beliau saat melaksanakan kegiatan penyuluhan rohani bagi anak remaja di Kelompok Binaan Remaja Bersinar, yang dilaksanakan di Mela I, Kecamatan Tapian Nauli, pada Jumat (04/10).

Dalam penyuluhan itu, Lebora menjelaskan beberapa pokok materi penting yang perlu dipahami oleh remaja masa kini. Ia menegaskan, “Hidup orang percaya seharusnya membawa perbedaan yang nyata. Kalau tidak, dunia akan tetap rusak dan gelap,” ujarnya di hadapan para peserta. Beliau juga menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun karakter remaja Kristen yang beriman dan berdampak di tengah tantangan zaman.

Dalam penyuluhan itu, Lebora menjelaskan beberapa pokok materi penting yang perlu dipahami oleh remaja masa kini. Materi pertama menekankan makna dari garam dan terang dunia. Hidup orang percaya, menurutnya, seharusnya membawa perbedaan yang nyata, jika tidak, dunia akan tetap rusak dan gelap.

Selanjutnya, kegiatan tersebut juga menyoroti fungsi garam dan terang dunia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era yang terus berkembang, hidup setiap orang percaya harus berfungsi untuk menjadi teladan, bukan hanya dalam perkataan tetapi juga dalam tindakan. Ditegaskan oleh penyuluh yang bertugas di wilayah Tapian Nauli ini, keteladanan orang percaya tidak boleh disembunyikan, melainkan harus dapat dilihat oleh orang lain, sebagaimana tertulis dalam Filipi 2:15.

Para remaja terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab yang dipandu oleh Lebora, menunjukkan minat yang besar terhadap tema yang dibawakan. Menurut beliau, antusiasme itu menjadi tanda bahwa generasi muda sebenarnya haus akan pembinaan rohani yang relevan. “Saya senang melihat semangat mereka,” tuturnya, “karena dari sinilah lahir anak-anak Tuhan yang berdampak dan membawa perubahan positif di lingkungan mereka.”

Di akhir penyuluhan, beliau menutup dengan ajakan agar Kelompok Binaan Remaja Bersinar tidak hanya dikenal karena identitasnya, tetapi benar-benar memberi pengaruh yang nyata di tengah masyarakat. “Jadilah garam dan terang dunia yang hidupnya membawa kemuliaan bagi Allah,” pesan Lebora sebelum kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama.