
Pandan (Humas). Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Yatiba Laia, S.Th. menekankan bahwa keluarga yang taat dapat menjadi pusat keimanan dan keharmonisan. Ia menyebutkan bahwa penerapan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari adalah fondasi utama untuk membangun keluarga yang kuat dan sejahtera. Hal ini disampaikan beliau sewaktu melaksanakan Pembinaan kepada Kelompok Keluarga Kristen Agape yang dilaksanakan di salah satu rumah warga di Kelurahan Hutanabolon Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (20/06).
Yatiba juga menjelaskan bahwa keluarga Kristen yang taat tidak hanya melibatkan diri dalam ibadah dan doa bersama, tetapi juga dalam memberdayakan setiap anggota keluarga untuk menghadapi berbagai tantangan hidup. “Keluarga yang taat akan mampu memberikan dukungan emosional dan spiritual kepada setiap anggotanya, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang beriman dan berkarakter,” ujarnya.
Menurut beliau, peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak melalui teladan hidup yang baik. “Anak-anak akan meniru apa yang mereka lihat dari orang tua mereka. Oleh karena itu, orang tua harus menunjukkan integritas, kasih sayang, dan komitmen terhadap nilai-nilai Kristen. Dalam lingkungan keluarga yang harmonis, anak-anak akan merasa aman dan dihargai, sehingga mereka dapat berkembang dengan optimal,” tambahnya.
Yatiba menutup pertemuan dengan mengajak seluruh keluarga di Kelompok Keluarga Agape untuk terus menjaga dan memperkuat iman mereka. Melalui kepatuhan dan dedikasi, setiap keluarga Kristen dapat menjadi teladan dalam komunitas mereka. Ia berharap bahwa setiap umat secara khusus mereka yang hadir dapat tetap kuat dan sehat, serta berpengharapan teguh di dalam Tuhan sehingga mampu menjalankan tugas untuk menjadi garam dan terang dunia.