
Pandan (Humas). Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Betty Debora Hutapea, S.Th. mengatakan bahwa pembinaan kepada umat bertujuan untuk memperkuat pemahaman iman dan membina kebersamaan dalam komunitas jemaat, dengan menitikberatkan pada pentingnya menjaga perkataan sesuai dengan Efesus 4:29. Hal ini disampaikan beliau sewaktu melaksanakan Pembinaan kepada Kelompok Gabungan Setia yang dilaksanakan di salah satu rumah warga di Jl. Setia Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (23/02).
Betty menekankan bahwa setiap perkataan yang diucapkan hendaknya membangun dan memberikan kasih kepada sesama. “Sebagai umat percaya, kita harus memastikan bahwa setiap kata yang keluar dari mulut kita membawa berkat dan membangun, bukan menghancurkan.” Peserta tampak antusias menyimak setiap penjelasan yang disampaikan.
Beliau juga menyampaikan materi mengenai bagaimana menjaga perkataan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ucapan yang baik dapat membawa damai dan mempererat hubungan antarjemaat. Dengan contoh konkret dari kisah Alkitab, ia mengajak peserta untuk lebih berhati-hati dalam berbicara dan selalu memilih kata-kata yang baik dan membangun.
“Kami sangat bersyukur atas penyuluhan ini karena menambah wawasan kami dalam mengontrol ucapan kami sesuai ajaran Kristus,” ungkap salah satu peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Respon positif ini menunjukkan bahwa materi yang dibawakan relevan dan bermanfaat bagi jemaat.
Kelompok lingkungan Setia yang hadir dalam kegiatan ini merupakan gabungan kaum Bapak/Ibu di Kecamatan Sarudik. Mereka berkomitmen untuk menerapkan ajaran yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat solidaritas antarjemaat. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun komunitas yang lebih kuat.
Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengutarakan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam menjaga perkataan sesuai dengan ajaran Alkitab. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak jemaat yang terlibat,” tutup seorang peserta lainnya dengan penuh harap.