
Pandan (Humas). Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dengan tema “Menyambung Perjuangan Masa Depan Bangsa’’, MAN 1 Tapanuli Tengah melaksanakan upacara penuh makna dan inspiratif di Lapangan madrasah pagi ini. Acara ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik, kependidikan, dan siswa-siswi MAN 1 Tapanuli Tengah dengan mengenakan busana santri. Bagi putra mengenakan baju muslim putih, sarung dan kopyah, sedangkan bagi putri mengenakan busana muslim.
Dilakukannya kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semnagat santri dikalangan generasi muda, terutama siswa-siswi MAN 1 Tapanuli Tengah. Santri yang tidak hanya pandai dibidang akademik tetapi juga memahami nilai-nilai agama, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman yang begitu pesat dengan baik dan tangguh.
Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan Pembina yaitu WKM Bidang Akademik Rahmiyani Sinaga. Dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menanamkan karakter santri dalam diri, yakni rendah hati. Menanamkan sikap rendah hati dalam diri siswa sebagai karakter santri sangat penting karena dengan hal tersebut, mereka dapat lebih mudah belajar dari orang lain menghargai sesama, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama.
“Santri di era sekarang dihadapkan dengan berbagai tantangan. Gak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu beradaptasi dengan segala nilai-nilai kebangsaan dan perkembangan teknologi. Untuk itu kita semua harus siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa, menjadikan nilai keagamaan dan kebangsaan sebagai pedoman untuk menciptakan peradaban yang lebih baik.
Lewat momentum ini, mari kita apresiasi dan lanjutkan perjuangan para ulama serta santri dengan mempersiapkan diri untuk merengkuh masa depan yang lebih gemilang. Dengan ilmu, akhlak, dan semangat juang. Kita optimis bahwa santri bisa menjadi ujung tombak perubahan positif dan agen perubahan untuk masa depan yang lebih baik’’, Ucap Rahmiyani Sinaga.