Perkuat Sinergi Pembangunan Keluarga, Kankemenag Tapteng dan BKKBN Teken MoU

Tapanuli Tengah (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., M.A., bersama Kepala BKKBN Kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di ruang kerja Kakankemenag Tapteng, Kamis (22/10/2026). Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi pembangunan keluarga, khususnya dalam pembinaan calon pengantin, penguatan ketahanan keluarga, serta peningkatan peran ayah melalui pemanfaatan Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Dalam kegiatan tersebut, Kakankemenag Tapteng didampingi, Awaluddin Habibi Siregar oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Bincar Halomoan Siregar dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen, Morasi Tumanggor. Kehadiran kedua kepala seksi tersebut bertujuan untuk memahami alur pelaksanaan kegiatan, mekanisme koordinasi, serta langkah-langkah tindak lanjut kerja sama agar program dapat dilaksanakan secara terarah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Penandatanganan MoU ini menjadi wujud komitmen kedua pihak dalam memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, harmonis, dan berketahanan. Melalui kerja sama ini, Kementerian Agama dan BKKBN diharapkan dapat mengoptimalkan program pembinaan dan pendampingan keluarga, khususnya bagi calon pengantin dan pasangan yang sedang membangun kehidupan rumah tangga.

Penguatan pembinaan calon pengantin menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan pasangan memasuki kehidupan pernikahan. Melalui bimbingan yang terarah, calon pengantin diharapkan memiliki pemahaman mengenai tanggung jawab dalam rumah tangga, komunikasi pasangan, kesehatan keluarga, serta pentingnya membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

Kakankemenag Tapteng, Awaluddin Habibi Siregar menyampaikan bahwa kerja sama antara Kementerian Agama dan BKKBN merupakan langkah penting dalam memperkuat pembinaan keluarga sejak sebelum pernikahan hingga kehidupan berumah tangga. Menurutnya, pembinaan calon pengantin tidak hanya berfokus pada persiapan administratif pernikahan, tetapi juga perlu memberikan pemahaman mengenai tanggung jawab suami istri, kesehatan keluarga, pola pengasuhan anak, dan pentingnya membangun keluarga yang harmonis.

“Melalui kerja sama ini, kita berharap pembinaan calon pengantin dapat semakin optimal, ketahanan keluarga semakin kuat, dan peran ayah dalam pengasuhan serta pendidikan anak semakin meningkat. Keluarga merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkualitas, sehingga diperlukan sinergi dan komitmen bersama agar program ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Awaluddin Habibi Siregar.

Lebih lanjut, Pemanfaatan Elsimil diharapkan dapat mendukung edukasi dan pendampingan calon pengantin, termasuk dalam upaya pencegahan risiko stunting melalui perhatian terhadap kesiapan kesehatan calon pasangan dan keluarga. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan program pembinaan calon pengantin dengan upaya mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Selain itu, kerja sama ini juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan peran ayah melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Gerakan ini mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, pendidikan keluarga, dukungan emosional, serta pembentukan karakter anak. Keterlibatan ayah yang aktif dan bertanggung jawab diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis.

Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program melalui Kantor Urusan Agama (KUA), penghulu, dan penyuluh agama. Dengan dukungan BKKBN, koordinasi dan edukasi kepada masyarakat diharapkan semakin optimal sehingga pesan mengenai kesiapan pernikahan, ketahanan keluarga, kesehatan keluarga, dan pentingnya keterlibatan ayah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui penandatanganan MoU ini, kedua pihak diharapkan dapat menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk program dan kegiatan yang terkoordinasi sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing. Kolaborasi tersebut menjadi langkah bersama untuk membangun keluarga yang sehat, tangguh, harmonis, dan berkualitas di Kabupaten Tapanuli Tengah.

pilar12
pilar12
slot gacor
slot 777
sbobet 88
akun pro france
fleetnetwork.com.au
slot online
slot 4d
https://sydneyuniforms.com.au/