Peserta Didik MAN 3 Tapteng Sampaikan Pidato Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam Isra Miraj

Pandan (Humas). MAN 3 Tapanuli Tengah menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan keimanan dan akhlak peserta didik melalui berbagai rangkaian acara keagamaan,Kamis(6/2).

Salah satu rangkaian kegiatan yang menarik perhatian hadirin adalah penyampaian pidato keagamaan oleh dua peserta didik MAN 3 Tapteng, yakni Alfiansyah Maulana Sihotang dan Athikah Hestina Siregar, dengan judul “Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam Isra Mi’raj”.

Dalam pidatonya Alfiansyah Maulana Sihotang menyampaikan kisah perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha kemudian dilanjutkan dengan peristiwa Mi’raj ke Sidratul Muntaha. Materi pidato disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami oleh seluruh hadirin.

Sementara itu Athikah Hestina Siregar menekankan makna penting Isra Mi’raj sebagai peristiwa diterimanya perintah shalat lima waktu. Ia mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan shalat sebagai pondasi utama dalam membentuk kedisiplinan, keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Selain itu dalam pidato yang disampaikan juga diuraikan hikmah Isra Mi’raj sebagai penguat iman dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Pesan-pesan keteladanan Rasulullah SAW menjadi inti pidato yang mampu menggugah kesadaran spiritual para pendengar.

Penyampaian pidato oleh kedua peserta didik tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh percaya diri. Intonasi suara yang jelas serta penguasaan materi yang baik membuat suasana peringatan Isra Mi’raj semakin hidup dan bermakna.

Penampilan Alfiansyah Maulana Sihotang dan Athikah Hestina Siregar mendapat apresiasi dari para hadirin. Tepuk tangan yang diberikan menjadi bentuk penghargaan atas keberanian dan kesiapan mereka dalam tampil serta menyampaikan pesan-pesan keagamaan di hadapan publik.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tenga Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif peserta didik. Ia menilai bahwa kegiatan pidato keagamaan merupakan sarana yang efektif untuk melatih kepercayaan diri, menumbuhkan keberanian serta memperdalam pemahaman keagamaan peserta didik.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus menjadi momentum bagi peserta didik untuk meningkatkan kualitas ibadah khususnya shalat serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah H. Julsukri M. Limbong, S.Ag., M.Pd, turut memberikan apresiasi atas penampilan kedua peserta didik MAN 3 Tapteng. Penyampaian pidato keagamaan tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan karakter religius di madrasah.

Melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini MAN 3 Tapanuli Tengah menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak mulia dan karakter islami yang kuat sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.(ms)