Pesta Demokrasi di MAN 1 Tapteng Kepala Madrasah, Kepala TU, Guru dan Siswa Ikuti Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM 2025

Pandan (Humas). Semangat Demokrasi terasa begitu kental ketika seluruh warga MAN 1 Tapteng mulai dari siswa, guru, staf tata usaha, hingga pimpinan madrasah berpartisipasi aktif dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) untuk periode 2025/2026.

Pemilihan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari panen karya implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) dengan tema “Suara Demokrasi.” Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk merasakan langsung proses demokrasi secara nyata, mendidik, dan menyenangkan. (10/10)

Pemungutan suara kali ini dilakukan di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah disiapkan oleh panitia pelaksana OSIM. Uniknya, kedua TPS tersebut hadir dengan konsep budaya yang menarik:

TPS 01 diperuntukkan bagi pemilih laki-laki, dihias dengan nuansa budaya Batak, lengkap dengan ornamen khas, musik tradisional, dan pakaian adat yang dikenakan beberapa petugas.

TPS 02 diperuntukkan bagi pemilih perempuan, mereka menggunakan busana nuansa jawa terlihat dengan rok batik dan dekorasi berduansa adat Jawa.

Kreativitas ini tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual.

Pemilihan ini melibatkan seluruh siswa/i, guru, dan staf MAN 1 Tapanuli Tengah yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Antusiasme pemilih terlihat sejak pagi. Para siswa datang dengan semangat tinggi, antri secara tertib untuk menggunakan hak pilih mereka. Proses pemungutan suara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Tak ketinggalan, Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum, dan Kepala Tata Usaha, Alfisyahrin Pohan, S.Pd, ikut serta dalam memberikan hak suara mereka. Kehadiran mereka di TPS menjadi teladan nyata bagi seluruh warga madrasah bahwa proses demokrasi harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM ini adalah bagian dari pendidikan karakter. Anak-anak kita belajar langsung bagaimana proses demokrasi berjalan, mulai dari kampanye, debat, hingga pemungutan suara seperti hari ini,” ujar Kepala Madrasah dalam wawancaranya.

Seluruh rangkaian acara disusun dan dijalankan oleh siswa-siswi MAN 1 Tapteng yang tergabung dalam panitia pemilihan OSIM. Mereka menunjukkan kedewasaan dan profesionalitas dalam mengelola jalannya pemilihan, mulai dari pembukaan TPS, verifikasi pemilih, pengawasan jalannya pemungutan suara, hingga persiapan penghitungan suara.

Para kandidat yang telah berkampanye sebelumnya juga menunjukkan sikap sportif, mengajak teman-temannya untuk berpartisipasi tanpa memaksakan pilihan. Debat dan kampanye sebelumnya berjalan dengan sehat, memperlihatkan kualitas kepemimpinan para calon.

Kegiatan ini merupakan bagian dari panen karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA). Dengan tema “Suara Demokrasi,” para siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teori, tetapi mampu mengimplementasikannya secara langsung dalam kehidupan nyata.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Tapanuli Tengah menegaskan komitmennya untuk mendidik generasi muda yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan berkarakter kuat dalam menjunjung nilai-nilai Pancasila dan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dengan suksesnya pelaksanaan pemilihan OSIM ini, diharapkan Ketua dan Wakil Ketua OSIM terpilih mampu menjadi pemimpin yang bijak, inspiratif, dan mampu membawa perubahan positif bagi madrasah. Semangat demokrasi yang ditanam hari ini akan menjadi bekal berharga bagi siswa-siswi MAN 1 Tapanuli Tengah di masa depan.