
Sorkam Kanan (Humas), Kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah.
Dua guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terbaiknya, Febriadi, S.Pd. Guru Fiqih dan Habibah, S.Pd.I. Guru Bahasa Arab berhasil menyelesaikan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch I 2025. Kelulusan ini menjadi gerbang menuju sertifikasi guru, penanda peningkatan profesionalisme mereka dalam mendidik generasi muda.
PPG Daljab merupakan program intensif yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru. Selama proses PPG, Febriadi dan Habibah, telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pendalaman materi, pengembangan perangkat pembelajaran inovatif, hingga praktik mengajar (PPL) yang ketat. Dedikasi dan komitmen mereka terbukti membuahkan hasil gemilang.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga dengan Bapak Ferry dan Ibu Habibah. Kelulusan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi madrasah,” ujarnya. “Ini menunjukkan komitmen tinggi mereka dalam mengembangkan diri dan memberikan yang terbaik bagi siswa/i kita.”
Kelulusan PPG Daljab ini membawa dampak positif yang signifikan bagi kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 2 Tapanuli Tengah. Guru yang telah bersertifikasi diakui memiliki standar kompetensi yang lebih tinggi, yang akan tercermin dalam inovasi metode pengajaran, penguasaan materi yang lebih mendalam, serta kemampuan dalam membimbing dan mendidik siswa.
“Selamat Ibu Habibah dn Bapak Ferry, semoga kami juga menyusul di Batch II PPG umum.” ujar Yusuf guru Ekonomi.
Selanjutnya, kelulusan PPG Daljab ini akan membuka jalan bagi kedua guru PAI tersebut untuk mendapatkan sertifikat pendidik. Sertifikasi ini merupakan pengakuan profesionalisme guru dari pemerintah, yang juga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan status mereka sebagai pendidik.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi guru-guru lain di MAN 2 Tapanuli Tengah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas diri demi kemajuan pendidikan di madrasah.