Tausiah Pagi: Menggapai Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan

Pandan (Humas) – Kegiatan tausiah pagi kembali dilaksanakan di MAN 3 Tapanuli Tengah sebagai bagian dari rangkaian program pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan. Pada kesempatan tersebut peserta didik mendapatkan siraman rohani mengenai keutamaan malam Lailatul Qadar yang disampaikan oleh guru MAN 3 Tapanuli Tengah Jusri Tumanggor,Selasa(10/3).

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan madrasah ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta didik dan para guru. Tausiah pagi menjadi momentum penting dalam menambah wawasan keagamaan sekaligus memperkuat keimanan peserta didik selama menjalankan ibadah puasa.

Dalam penyampaiannya Jusri Tumanggor menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan. Malam tersebut dikenal sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan sehingga setiap umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

Ia juga menekankan bahwa Lailatul Qadar menjadi kesempatan besar bagi setiap muslim untuk mendapatkan ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Oleh karena itu peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir serta memperbanyak doa.

Jusri Tumanggor mengajak peserta didik untuk meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan. Keberkahan malam Lailatul Qadar tidak hanya diperoleh dengan menunggu datangnya malam tersebut tetapi juga dengan mempersiapkan diri melalui keimanan dan ketakwaan.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda khususnya peserta didik madrasah memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami keutamaan malam Lailatul Qadar diharapkan peserta didik semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah.

Para peserta didik tampak antusias mengikuti tausiah pagi tersebut. Mereka mendengarkan dengan penuh perhatian setiap pesan yang disampaikan sebagai bekal untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tausiah pagi ini juga menjadi salah satu program rutin yang dilaksanakan MAN 3 Tapanuli Tengah selama bulan Ramadan. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter religius peserta didik serta menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik tidak hanya memahami makna Lailatul Qadar secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan nyata dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

Kegiatan tausiah pagi kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama agar seluruh peserta didik dan guru diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh keikhlasan serta mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar.(ms)