Teladan Idul Adha: Kekompakan Guru MIN 3 Tapanuli Tengah Wujudkan Kurban Satu Ekor Kerbau

Tapanuli Tengah (Humas) – Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Tapanuli Tengah menggelar ibadah penyembelihan hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H. Acara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Kamis, 28 Mei 2026, di lingkungan madrasah.

Kegiatan mulia ini dipandu dan diawasi langsung oleh Kepala MIN 3 Tapanuli Tengah, Bapak Rahmadi Tanjung s.pd.I.,M.Pd. Pada tahun ini, para guru menunjukkan kekompakan yang luar biasa dengan berkurban 1 ekor kerbau, yang ditunaikan secara patungan oleh 7 orang guru madrasah.Prosesi penyembelihan hewan kurban berjalan lancar dan sesuai syariat Islam, di mana penyembelihan dipimpin langsung oleh Mualim Wahyuni CKS S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Kepala MIN 3 Tapanuli Tengah, Rahmadi Tanjung S.Pd.I M,Pd, memberikan motivasi yang mendalam kepada seluruh tenaga pendidik dan staf yang hadir.

“Kurban ini bukan sekadar ritual tahunan atau tentang seberapa besar hewan yang kita sembelih. Ini adalah cerminan dari ketulusan hati dan kekompakan kita sebagai pendidik. Saya sangat bangga melihat semangat gotong royong para guru yang menyatukan niat untuk berkurban tahun ini. Semoga ibadah ini menjadi wasilah (perantara) turunnya keberkahan bagi madrasah kita, serta semakin meningkatkan rasa kepedulian sosial kita kepada sesama,” ujar Rahmadi Tanjung dengan penuh semangat.

Sesuai dengan ketentuan dan peraturan syariat Islam, ibadah kurban memiliki aturan yang mengikat agar sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Salah satunya adalah ketentuan mengenai jumlah pengurban untuk hewan besar.

Berdasarkan hukum fikih, ibadah kurban untuk hewan berupa sapi, kerbau, atau unta diperuntukkan dan sah secara aturan untuk maksimal 7 orang pengurban. Oleh karena itu, patungan yang dilakukan oleh 7 guru MIN 3 Tapanuli Tengah ini telah memenuhi syarat sah administrasi syariat kurban.

Selain itu, seluruh proses distribusi daging kurban dipastikan diatur secara tertib, adil, dan mengutamakan masyarakat sekitar serta warga madrasah yang membutuhkan.

Ibadah kurban yang dilaksanakan oleh MIN 3 Tapanuli Tengah ini mengajarkan esensi sejati dari sebuah pengorbanan. Pengorbanan tidak pernah tentang apa yang kita lepaskan, melainkan tentang apa yang kita persembahkan dengan penuh keikhlasan.

Melalui momentum Idul Adha ini, para guru MIN 3 Tapanuli Tengah telah mencontohkan bahwa menyisihkan sebagian rezeki demi berbagi kebahagiaan adalah bentuk nyata dari pengorbanan yang mengikis sifat egoisme manusia. Daging kurban yang dibagikan menjadi simbol perekat tali silaturahmi dan bukti bahwa keindahan hidup terletak pada kerelaan untuk saling memberi.