Tindak Lanjut AKMI 2024: MTsN 2 Tapanuli Tengah Rumuskan Program Strategis Peningkatan Kualitas Madrasah

Pinangsori (Humas) — Kemenag telah menggelar Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) pada 17-11 Agustus 2024. Hasil AKMI 2024 menjadi pijakan Kementerian Agama dalam merancang program strategis peningkatan kualitas madrasah.

AKMI 2024 berlangsung di lebih dari 12.500 madrasah di seluruh Indonesia. Total lebih dari 531.000 siswa dari jenjang MI, MTs, hingga MA yang ikut terlibat. AKMI dirancang untuk mengukur kompetensi dasar siswa dalam empat bidang diantaranya: literasi membaca, numerasi, sains, serta sosial budaya. Hasil asesmen ini memberikan gambaran komprehensif tentang kualitas pembelajaran di madrasah saat ini.

Kepala MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah,Hj.Kawati.S.Pd menekankan bahwa AKMI adalah pijakan penting dalam memahami kebutuhan pendidikan di madrasah.

“AKMI memberikan kita data konkret terkait capaian kompetensi siswa. Tindak lanjut dari hasil ini menjadi kunci untuk peningkatan kualitas pendidikan madrasah ke depannya,Ujar Kawati,Selasa (15/10/2024).

Sebagai tindak lanjut, kata Hj.Kawati pihaknya telah merumuskan berbagai program strategis. Salah satu langkah utama adalah penyediaan modul tindak lanjut AKMI, yang dirancang dalam bentuk buku dan video. Modul ini akan menjadi panduan praktis bagi para guru dalam menyesuaikan metode pembelajaran berdasarkan hasil AKMI, guna menjawab kebutuhan siswa secara spesifik.

Kita  juga  memusyawarahkan dan melatih para Instruktur di madrasah kita. Instruktur ini nantinya akan mengadakan pendampingan bagi guru-guru.

“Kami memastikan guru mendapat dukungan optimal dalam menerapkan metode yang sesuai di lapangan,” tambah Kawati.

Ardiani Salma Hutagalung.S.Ag Selaku Wakil Kepala bidang Akademik Menambahkan MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah akan kedatangan pelatihan di tingkat pusat yang akan diadakan pada Hari Jum’at  18 Oktober 2024. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam merancang kebijakan berbasis data AKMI serta mengidentifikasi peluang kolaborasi dengan lembaga potensial untuk mendukung peningkatan literasi siswa madrasah.

Pendampingan dan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan hasil AKMI diimplementasikan secara optimal. Ardiani Salma menjelaskan bahwa para guru akan dilatih dalam menyusun program-program yang efektif untuk meningkatkan literasi siswa, sekaligus memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan sebagai media pembelajaran.

Program ini akan dilaksanakan di seluruh madrasah yang telah mengikuti AKMI 2024, dengan dukungan langsung dari instruktur dan guru yang telah dilatih. “Dengan pendekatan menyeluruh ini, diharapkan terjadi peningkatan kompetensi siswa, sehingga madrasah di Indonesia dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional,” lanjut Ardiani.

MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah terus berkomitmen untuk menjadikan hasil AKMI sebagai landasan utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. “Dengan serangkaian program strategis, diharapkan madrasah menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu mencetak generasi yang kompeten dalam menghadapi tantangan global,” tutup Ardiani Salma.A.W