
Pandan (Humas). Dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tapanuli Tengah mengikutsertakan sejumlah siswanya dalam ajang Kompetisi Literasi dan Numerasi Alef Education (KOMPAC) 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia.
Pembukaan resmi KOMPAC 2025 dilaksanakan pada Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 08.00–08.30 WIB melalui kanal YouTube Alef Indonesia. Setelah pembukaan para peserta mengikuti sesi lomba sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia melalui platform Google Meet.
Adapun jadwal pelaksanaan kompetisi dimulai pada Rabu, 8 Oktober 2025, dengan mata pelajaran Matematika SMP/MTs dan Bahasa Inggris SD/MI pada sesi pertama pukul 09.00–10.30 WIB, serta Bahasa Inggris SMP/MTs dan Bahasa Inggris SMA/MA pada sesi kedua pukul 13.30–15.00 WIB. Keesokan harinya, Kamis, 9 Oktober 2025, dilanjutkan dengan kompetisi Bahasa Arab SD/MI dan Bahasa Arab SMP/MTs di sesi pertama, serta Bahasa Arab SMA/MA di sesi kedua.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa partisipasi peserta didik dalam KOMPAC 2025 menjadi langkah nyata madrasah dalam menumbuhkan budaya belajar dan semangat berkompetisi di era digital. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, memahami teks, serta meningkatkan penguasaan bahasa dan numerasi sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap beliau.
Para peserta didik MAN 3 Tapteng pun menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka mempersiapkan diri dengan baik, berlatih melalui platform digital, serta aktif berkoordinasi dengan guru pembimbing.
Selain untuk meraih prestasi, keterlibatan peserta didik dalam KOMPAC 2025 juga menjadi sarana pembelajaran berbasis kompetensi yang mengedepankan integrasi antara ilmu pengetahuan, keterampilan berpikir, dan kemampuan literasi digital. Dengan mengikuti kompetisi ini peserta didik diharapkan mampu memahami konteks soal yang bersifat aplikatif dan menantang daya nalar.
Guru pembimbing Bahasa Inggris Irma Surnisa turut memberikan dukungan penuh dengan melakukan bimbingan intensif dan simulasi sebelum lomba dimulai. Mereka membantu peserta didik memahami tipe soal, mengatur strategi pengerjaan, serta menjaga motivasi agar tetap semangat selama pelaksanaan. Pendekatan kolaboratif antara guru dan peserta didik menjadi kunci penting dalam mempersiapkan kompetisi ini dengan maksimal.
Partisipasi dalam KOMPAC 2025 juga memperkuat visi MAN 3 Tapanuli Tengah dalam membentuk generasi madrasah yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. Melalui kegiatan seperti ini madrasah tidak hanya berfokus pada capaian akademik semata tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, kejujuran dan kerja keras sebagai bagian dari proses pembelajaran holistik.
Dengan semangat “Madrasah Sumut Juara: Maju, Bermutu, dan Mendunia,” MAN 3 Tapanuli Tengah terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang inspiratif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mendorong setiap peserta didik untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.(ms)