
Pandan (Humas) – Peserta didik kelas XII MAN 3 Tapanuli Tengah mengikuti kegiatan Try Out UTBK-SNBT 2026 yang dilaksanakan di ruang Laboratorium Komputer madrasah, Senin(23/2). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mengukur kesiapan akademik siswa menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026.
Pelaksanaan try out dilakukan berbasis komputer dengan sistem yang menyerupai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sesungguhnya. Para peserta didik tampak serius dan fokus mengerjakan soal-soal yang mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta Penalaran Matematika.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu bersaing masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBT. Beliau menegaskan bahwa try out ini bukan sekadar simulas tetapi sarana evaluasi untuk mengetahui sejauh mana kesiapan siswa.
“Melalui kegiatan ini kita dapat memetakan kemampuan peserta didik sejak dini sehingga pembinaan dan pendampingan dapat dilakukan secara lebih terarah dan maksimal,” ujar beliau.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Anny Jarian Gultom, S.Pd, menjelaskan bahwa soal-soal yang digunakan telah disesuaikan dengan kisi-kisi dan model terbaru SNBT. Hal ini bertujuan agar peserta didik terbiasa dengan pola soal dan manajemen waktu yang efektif saat ujian nanti.
Ia juga menambahkan bahwa setelah pelaksanaan try out akan dilakukan analisis hasil untuk mengetahui tingkat capaian masing-masing siswa. Hasil tersebut akan menjadi dasar dalam memberikan bimbingan belajar lanjutan dan penguatan materi pada bagian yang masih lemah.
Selama kegiatan berlangsung pengawasan dilakukan secara tertib guna menciptakan suasana ujian yang kondusif. Fasilitas laboratorium komputer telah dipersiapkan dengan optimal sehingga pelaksanaan try out berjalan lancar dan tertib.
Salah satu peserta didik kelas XII Mukhrija Ash Siddiqi Isma Tamam mengungkapkan bahwa kegiatan try out ini sangat membantu dirinya dalam memahami pola soal yang akan dihadapi pada SNBT nanti. Ia merasa lebih percaya diri karena dapat mengukur kemampuan serta mengetahui materi yang perlu diperdalam lagi.
Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi ajang pembiasaan bagi peserta didik dalam mengelola waktu dan menjaga konsentrasi selama ujian berlangsung. Dengan durasi pengerjaan yang telah ditentukan, siswa dilatih untuk tetap tenang, fokus dan cermat dalam menjawab setiap soal.
Pihak madrasah juga berencana melaksanakan try out lanjutan secara berkala hingga mendekati jadwal SNBT 2026. Program ini diharapkan mampu meningkatkan grafik capaian nilai peserta didik secara signifikan serta memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Dengan semangat belajar yang terus ditumbuhkan dan dukungan penuh dari pihak madrasah MAN 3 Tapanuli Tengah optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional. Keberhasilan peserta didik nantinya diharapkan menjadi kebanggaan bersama bagi keluarga besar madrasah.(ms)