Upacara Bendera di MAN 1 Tapanuli Tengah, Petugas dari Kelas XII-F Tampilkan Kedisiplinan Tinggi

Pandan (Humas). Suasana pagi di halaman MAN 1 Tapanuli Tengah tampak lebih semangat dari biasanya. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul mengikuti upacara bendera hari Senin yang berlangsung dengan tertib. Sorotan utama dalam upacara kali ini tertuju pada kelas XII-F yang bertugas sebagai pelaksana upacara dan menunjukkan dedikasi, kekompakan, serta kedisiplinan tinggi. (13 Oktober 2025)

Tepat pukul 07.00 WIB, upacara dimulai dengan kehadiran seluruh peserta yang sudah berbaris rapi. Tugas sebagai pemimpin upacara diemban oleh Kevin, yang dengan suara tegas dan penuh percaya diri memimpin jalannya upacara dari awal hingga akhir. Sementara itu, Aisyah Ramadani tampil sebagai protokol upacara, membacakan susunan acara dengan suara yang lantang, membantu seluruh peserta memahami rangkaian kegiatan yang berlangsung.

Momen paling sakral, yaitu pengibaran bendera Merah Putih, dijalankan dengan sangat baik oleh tiga siswi tangguh: Sri Yuliani, Rika Julianti, dan Zahra Anniswa. Ketiganya bekerja sama dengan penuh kehati-hatian dan kekompakan, memastikan sang Merah Putih berkibar sempurna dan megah di tiang bendera, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Siti Aisyah, yang lantunan ayatnya menambah suasana religius dan hikmat. Pembacaan saritilawah oleh Lira Ayunda disampaikan dengan penuh penghayatan, menambah makna spiritual dari upacara tersebut.

Rangkaian pembacaan dokumen penting kenegaraan dan budaya madrasah juga dilakukan oleh siswa-siswi XII-F. Dinda Saputri membacakan Janji Siswa, dilanjutkan oleh Nur Wahida yang membacakan naskah Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara itu, Pancasila dibacakan oleh Pembina upacara kemudian diikuti oleh seluruh peserta. Di akhir sesi ini, Cut Devi menyampaikan Lima Budaya Kerja Madrasah dengan penuh semangat, menjadi pengingat akan nilai-nilai kerja keras, integritas, dan tanggung jawab dalam kehidupan pelajar.

Bertindak sebagai pembina upacara, Rahmat Fauzan Meuraxa, S.Pd., memberikan amanat yang menginspirasi seluruh siswa. Dalam pesannya, beliau mengajak seluruh warga madrasah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan, termasuk nikmat sehat, kesempatan menuntut ilmu, dan lingkungan belajar yang kondusif.

“Kunci dari kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup adalah dengan memperbanyak syukur. Dengan bersyukur, hati menjadi tenang dan langkah kita lebih ringan dalam menghadapi segala ujian,” ungkap beliau dalam amanatnya.

Upacara diakhiri dengan doa yang dibawakan oleh Muhammad Raffi Saputra bersama serta laporan dari pemimpin upacara. Seluruh peserta kemudian membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke kelas masing-masing, membawa semangat baru untuk menjalani hari-hari belajar.

Pelaksanaan upacara bendera kali ini bukan sekadar rutinitas mingguan, namun juga menjadi media pembentukan karakter, Nasionalisme, dan spiritualitas siswa. Penampilan siswa-siswi kelas XII-F sebagai petugas upacara menuai apresiasi dari guru dan siswa lainnya atas dedikasi dan keteladanan mereka dalam menjalankan tugas mulia ini.