Jelang TKA 2025, Kepala MAN 3 Tapteng Bahas Teknis Pelaksanaan Bersama Wali Kelas XII

Pandan (Humas). Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025 Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menggelar pertemuan bersama para wali kelas XII di lingkungan madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan madrasah pada Jumat (10/10) dengan tujuan untuk membahas berbagai hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan TKA agar berjalan dengan lancar dan tertib.

Dalam arahannya Kepala Madrasah menegaskan bahwa TKA merupakan salah satu bagian penting dalam upaya madrasah mempersiapkan peserta didik menghadapi proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Oleh karena itu, seluruh pihak di madrasah diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap mekanisme, jadwal dan tanggung jawab masing-masing agar tidak terjadi kendala di hari pelaksanaan.

“Koordinasi yang baik antara pihak madrasah dan wali kelas sangat dibutuhkan. Kita ingin memastikan seluruh peserta didik benar-benar siap secara teknis maupun mental,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa peran wali kelas sangat krusial dalam memberikan pendampingan serta memastikan kehadiran peserta didik selama proses simulasi hingga pelaksanaan TKA berlangsung.

Pertemuan tersebut juga membahas hal-hal teknis seperti pembagian ruangan ujian, perangkat yang digunakan, kesiapan jaringan internet serta mekanisme kehadiran peserta didik. Selain itu, dibahas pula sistem pelaporan dan evaluasi hasil simulasi yang telah dilakukan selama dua hari terakhir. Semua poin tersebut menjadi bahan diskusi agar pelaksanaan TKA di MAN 3 Tapteng dapat berjalan optimal.

Dalam suasana penuh keakraban para wali kelas XII juga menyampaikan berbagai masukan dan kendala yang mungkin dihadapi seperti kesiapan perangkat siswa, kondisi jaringan serta waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan kegiatan madrasah lainnya. Kepala madrasah menyambut baik seluruh saran tersebut dan berkomitmen untuk mencari solusi terbaik agar pelaksanaan TKA berjalan tanpa hambatan.

Juraida juga mengingatkan pentingnya ketenangan dan kesabaran dalam menghadapi proses ini. Menurutnya TKA bukan hanya tentang hasil akademik tetapi juga tentang membangun karakter disiplin, tanggung jawab dan kejujuran pada diri peserta didik. “Kita ingin anak-anak kita bukan hanya cerdas, tapi juga berakhlak dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tambahnya.

Di akhir pertemuan seluruh wali kelas menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan TKA 2025. Mereka berjanji akan terus melakukan pendampingan kepada peserta didik, baik dalam aspek teknis, akademik, maupun motivasi belajar.(ms).