
Lopian (Humas) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak menunjukkan kepedulian yang luar biasa melampaui batas wilayah dengan menyalurkan bantuan kepada siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Tapanuli Tengah. Bantuan ini ditujukan bagi para peserta didik yang menjadi korban bencana alam yang melanda wilayah tersebut baru-baru ini. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan solidaritas sesama umat, meskipun kedua wilayah berada di provinsi yang berbeda. 02/03/2026.
Penyaluran bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan BAZNAS kepada pihak madrasah untuk kemudian didistribusikan kepada siswa yang paling membutuhkan. Bantuan yang diberikan meliputi paket perlengkapan sekolah guna menunjang kembali semangat belajar para siswa. Hal ini dilakukan mengingat banyak fasilitas belajar milik siswa yang rusak atau hilang akibat terjangan bencana yang melanda pemukiman mereka.
Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Siak ini disambut dengan haru oleh keluarga besar MIN 6 Tapanuli Tengah. Pihak BAZNAS berharap dukungan ini tidak hanya meringankan beban finansial orang tua siswa, tetapi juga memberikan dukungan psikologis bagi anak-anak agar tetap optimis mengejar cita-cita meski sedang tertimpa musibah. Sinergi antarlembaga zakat ini diharapkan menjadi pemantik bagi pihak lain untuk turut bergerak membantu pemulihan pascabencana.
Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Siak. “Kami merasa sangat bersyukur dan tidak menyangka perhatian datang jauh-jauh dari Kabupaten Siak. Bantuan ini sangat berarti bagi anak didik kami yang saat ini sedang berjuang untuk bangkit kembali. Kami mendoakan semoga para muzakki dan jajaran BAZNAS Siak mendapatkan keberkahan dan balasan yang melimpah dari Allah SWT,” ungkapnya dengan penuh haru
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah singkat antara perwakilan pemberi bantuan dengan para siswa penerima manfaat. Senyum kembali terpancar dari wajah para siswa saat menerima tas dan alat tulis baru. Semangat “Zakat Menyejahterakan Umat” benar-benar terasa nyata dalam kolaborasi kemanusiaan ini, membuktikan bahwa jarak geografis bukanlah penghalang untuk saling mengulurkan tangan.