Angkatan 1 Karantina Tahfidz Qur’an di MAN 1 Tapteng Resmi Dibuka, Targetkan Hafalan 2 Juz dalam 10 Hari

Pandan ( Humas ). Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tapanuli Tengah menggelar pembukaan kegiatan Pemantapan Intensif Tahfizul Qur’an. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pengawas Madrasah, Firdaus, M.Pd., dan menjadi momen bersejarah karena merupakan angkatan pertama program tahfidz yang digagas oleh Madrasah tersebut. (13/06)

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum sekaligus Ketua Panitia, Rahmiyani Sinaga, S.Pd., serta WKM Kesiswaan merangkap Sekretaris Panitia, Juliyani Syafitri, S.Pd. Turut hadir seluruh guru serta tenaga kependidikan dalam mendukung kelancaran program ini.

Dalam sambutannya, Elmaryanti Marbun menyampaikan bahwa program tahfidz ini merupakan salah satu langkah nyata dalam memperkuat karakter peserta didik dan memenuhi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Madrasah Aliyah. “Kami berharap program ini mampu mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual,” ungkapnya.

Pengawas Madrasah, Firdaus, M.Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya meluruskan niat dan keikhlasan dalam mengikuti kegiatan. Ia juga mengingatkan para peserta untuk terus melakukan evaluasi diri selama program berlangsung, serta menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT. Target program ini adalah hafalan dua juz Al-Qur’an selama sepuluh hari.

Rahmiyani Sinaga, S.Pd. selaku ketua panitia dalam laporannya menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 20 siswi kelas X yang telah diseleksi sebelumnya. Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 12 hingga 21 Juni 2025. Ia menambahkan bahwa angkatan ini menjadi perintis program tahfidz intensif di MAN 1 Tapanuli Tengah, dan akan dievaluasi untuk kesinambungan tahun-tahun berikutnya.

Sebagai koordinator sekaligus narasumber utama, Ustadz Ardi Wandana, Lc. dibantu oleh Indah Situmeang, S.Pd.I., dan Desi Matondang, S.Pd., memberikan pembekalan awal mengenai tata tertib dan metode pelaksanaan tahfidz. Ustadz Ardi juga memimpin pembacaan ikrar pemantapan tahfidz oleh seluruh peserta sebagai simbol kesiapan dan komitmen mereka dalam mengikuti kegiatan ini.

Dengan semangat kebersamaan, harapan besar tertumpu pada kegiatan ini agar dapat membentuk fondasi kuat bagi peserta didik dalam mendalami dan mencintai Al-Qur’an. MAN 1 Tapanuli Tengah terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang unggul dalam akhlak, akademik, dan spiritualitas melalui program-program yang terstruktur dan bermakna seperti ini.