
Pandan (Humas)-Pasca banjir yang melanda wilayah sekitar MAN 3 Tapanuli Tengah kurang lebih tiga minggu lalu kondisi lingkungan madrasah masih dipenuhi lumpur yang belum sepenuhnya surut. Upaya pembersihan terus dilakukan meskipun cuaca yang kerap diguyur hujan menjadi tantangan tersendiri, Sabtu(13/12).
Sejak pagi hari para guru MAN 3 Tapteng terlihat bahu-membahu membersihkan lumpur yang masih menggenangi halaman madrasah. Aktivitas tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena kondisi tanah yang licin dan becek akibat hujan yang turun hampir setiap hari.
Lumpur sisa banjir yang bercampur air hujan membuat proses pembersihan tidak mudah. Beberapa area yang telah dibersihkan kembali tertutup lumpur sehingga membutuhkan tenaga dan waktu lebih untuk memulihkannya.
Meski demikian semangat Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah bersama para guru tidak surut. Kepala madrasah Hj. Juraida Siregar, S.Ag M.Pd terus memberikan motivasi agar seluruh warga madrasah tetap kompak dan tidak patah semangat dalam menghadapi kondisi pasca bencana.
“Walaupun hujan masih sering turun dan lumpur sulit dibersihkan kita tetap harus berusaha bersama. Insyaallah dengan kebersamaan madrasah ini akan kembali bersih,” ujar Kepala Madrasah.
Para wakil kepala madrasah (WKM) dan guru lainnya turut terlibat aktif mulai dari mengeruk lumpur membersihkan saluran air hingga merapikan area halaman yang terdampak paling parah. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya rasa kebersamaan di lingkungan madrasah.
Cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat tidak menjadi penghalang bagi warga MAN 3 Tapteng untuk terus bergerak. Setiap tetes hujan justru menambah tekad para guru untuk segera memulihkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan membersihkan fisik madrasah tetapi juga menumbuhkan nilai kepedulian, keikhlasan dan tanggung jawab bersama sebagai pendidik.
“Dengan kerja sama dan semangat pantang menyerah MAN 3 Tapanuli Tengah dapat segera pulih sepenuhnya meski menghadapi cuaca yang masih kurang bersahabat.”ucap Kepala.
Melalui semangat yang tidak surut di tengah lumpur dan hujan Kepala Madrasah dan para guru MAN 3 Tapteng menunjukkan komitmen kuat untuk bangkit pasca banjir dan terus menjaga keberlangsungan pendidikan bagi peserta didik.(ms)