CPNS Formasi 2024: Kasi Pendis Tekankan Peran Strategis Pendidikan dalam Pembinaan Guru Madrasah

Pandan (Humas) Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Syamsul Simanjuntak S.Pd.MM menjadi narasumber dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi Tahun 2024, khususnya untuk formasi guru madrasah, yang digelar di Aula kantor kementerian agama kabupaten tapanuli tengah, pada kamis, 17 juli 2025

Dalam paparannya, Kasi Pendis menekankan bahwa bidang pendidikan, khususnya pendidikan Islam, memiliki peran strategis dalam membina dan membentuk karakter serta kompetensi guru madrasah yang baru saja diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Guru madrasah adalah garda terdepan dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritualitas. Maka pembinaan sejak awal sangat krusial,” ujar beliau dalam sambutannya.

Poin Penting yang Disampaikan:

  1. Tugas dan Fungsi ASN Guru Madrasah
    CPNS guru madrasah harus memahami peran sebagai aparatur negara yang memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pengajaran, tapi juga dalam penguatan nilai-nilai moderasi beragama.
  2. Integrasi Nilai-Nilai Keislaman dan Kebangsaan
    Kasi Pendis mengingatkan bahwa madrasah harus tetap menjadi lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme Guru
    CPNS diminta aktif mengembangkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, sesuai dengan standar nasional pendidikan.
  4. Komitmen terhadap Etika ASN
    Ditekankan pentingnya loyalitas, integritas, dan pelayanan publik yang prima, sesuai dengan nilai-nilai BerAKHLAK yang menjadi Core Values ASN.

Mengakhiri sesi pembekalan, Kasi Pendis berharap para CPNS formasi guru madrasah 2024 dapat menjadi contoh teladan di lingkungan madrasah dan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh CPNS untuk terus belajar, berinovasi, dan menjaga integritas dalam mengabdi sebagai pendidik dan sebagai aparatur negara.

“Kami berharap guru-guru madrasah yang hari ini dibekali, esok menjadi pemimpin pendidikan Islam yang maju, moderat, dan bermartabat,” tutup beliau.