MTsN 1 Tapanuli Tengah Lakukan Edukasi Bullying Bersama Kapolsek Barus

Barus(Humas)- Pada Rabu, 16 Juli 2025 MTsN 1 Tapanuli Tengah bersama dengan Kapolsek Barus bekerjasama dalam mengedukasi para siswa/I baru T.P 2025/2026 mengenai bentuk – bentuk tindakan bullying khususnya di Madrasah. Edukasi ini merupakan langkah awal sebagai tindak pencegahan perilaku bulling yang mungkin terjadi. Kegiatan edukasi bullying ini diadakan di aula MTsN 1 Tapanuli Tengah dibawakan langsung oleh Kapolsek Barus, Bapak IPTU Muliya Riyadi, S.H, M.I.Kom yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB sampai dengan 10.45 WIB, Kegiatan berjalan kondusif dan menyenangkan.

Dimulai dengan memperkenalkan diri, Kapolsek Barus, IPTU Muliya Riyadi mulai mengambil langkah awal membangun koneksi dengan para siswa/I di Madrasah. IPTU Muliya Riyadi mulai memaparkan segala bentuk tindak bullying dengan saksama kepada para siswa/I, “tindakan bullying ini banyak bentuknya nak, baik dari segi verbal atau ucapan, ada yang bentuk fisik seperti melukai, dan juga bentuk sosial, ucapnya,

Lebih lanjut IPTU Muliya Riyadi Menerangkan, “kadang kala anak kami mengatakan temannya, “si jelek, si pendek, si bau, itu sudah termasuk kedalam tindakan bulling ya nak, apalagi ketika anak kami melakukan tindakan yang lebih jauh seperti meludahi teman, memukul, mencubit, atau bahkan mengancam dan menjauhi teman itu sudah termasuk anak kami melakukan tindakan bullying. Oleh sebab itu apabila anak kami mendapatkan perlakuan seperti yang bapak terangkan tadi, anak-anak kami dapat melapor pada wali kelas ataupun guru BK di Madrasah ini,” tuturnya.

Di akhir acara IPTU Muliya Riyadi juga mengatakan, “Kami dari Kepolisian sangat mendukung kegiatan edukasi yang dilakukan oleh MTsN 1 Tapanuli Tengah ini kita mendengar banyak sekali perilaku bulling yang dipicu karena kenakalan Remaja sehingga edukasi merupakan langkah utama yang harus kita ambil guna menyadarkan anak-anak kita, bahwa tindakan-tindakan yang kadang mereka lakukan bisa saja termasuk  perbuatan bullying,” tutupnya.

Kegiatan edukasi bullying ini di tutup dengan permainan games kekompakan bersama para siswa dan penguatan tentang bahaya bullying pada anak, bahkan meskipun tindakan bullying itu dalam bentuk sederhana. Serta tidak lupa ditekankan pentingnya saling peduli, saling memaafkan dan saling pengertian antar sesama teman.(Masripah)