
Pandan(Humas). Guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 3 Tapanuli Tengah Fitri Mahyuni Dalimunthe dan Anna Nurilla Pardede ikut serta dalam kegiatan Bedah Buku Bimbingan Konseling Madrasah yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa (16/9). Agenda ini diikuti oleh seluruh guru BK madrasah se-Sumatera Utara dan menjadi salah satu upaya penting Kementerian Agama RI dalam memperkuat peran layanan konseling di lingkungan madrasah.
Bedah buku ini membahas berbagai aspek yang terkandung dalam buku pedoman terbaru Bimbingan Konseling Madrasah. Materi yang disajikan tidak hanya mencakup teori dasar konseling, tetapi juga strategi praktis, pendekatan Islami, serta penerapan metode konseling yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI dan para praktisi pendidikan yang telah berpengalaman dalam bidang bimbingan konseling.
Guru BK MAN 3 Tapanuli Tengah Fitri Mahyuni yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan bahwa agenda tersebut sangat bermanfaat untuk menambah wawasan sekaligus memperkaya keterampilan dalam memberikan layanan konseling kepada peserta didik. “Kegiatan ini membuka cakrawala baru tentang bagaimana guru BK dapat berperan lebih luas, bukan hanya menyelesaikan masalah siswa, tetapi juga mendampingi mereka dalam pengembangan diri, pembentukan karakter, serta perencanaan masa depan,” ujarnya.
Partisipasi guru BK dalam kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pelaksanaan layanan konseling di MAN 3 Tapanuli Tengah. Hasil dari bedah buku akan menjadi rujukan penting dalam meningkatkan kualitas layanan BK, khususnya dalam menghadapi tantangan peserta didik yang semakin kompleks, mulai dari masalah akademik, sosial, hingga pengaruh teknologi dan media digital.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan kerja sama antar-guru BK madrasah se-Sumatera Utara. Dengan adanya forum ini, guru BK dapat saling bertukar pengalaman, strategi, dan inovasi dalam mendampingi peserta didik, sehingga peran BK di madrasah semakin nyata dan berdampak.
Melalui keterlibatan dalam agenda bedah buku ini, MAN 3 Tapanuli Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kualitas layanan pendidikan yang menyeluruh. Guru BK diharapkan menjadi mitra penting peserta didik dalam perjalanan akademik dan personal mereka, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan visi Madrasah Mandiri Berprestasi.(ms).