
Sorkam Barat (Humas) – Selasa, 27 Januari 2026 Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang berkarakter, para guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah yang tergabung dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 mulai menyusun perangkat pembelajaran yang inovatif. Fokus utama kali ini adalah mengintegrasikan nilai-nilai humanis ke dalam setiap aspek perangkat mengajar. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya mengejar target kognitif, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan perkembangan emosional siswa di madrasah.
Nilai humanis yang diintegrasikan mencakup penghormatan terhadap harkat martabat siswa, pengembangan potensi individu secara unik, serta penciptaan suasana kelas yang inklusif dan penuh empati. Dalam modul ajar yang disusun, para guru merancang aktivitas pembelajaran yang mendorong dialog dua arah, kerjasama antar siswa, dan pemberian ruang bagi siswa untuk mengekspresikan pendapat tanpa rasa takut. Pendekatan ini diharapkan mampu mempererat ikatan batin antara pendidik dan peserta didik dalam ekosistem belajar yang sehat.
Pengembangan perangkat pembelajaran ini merupakan bagian dari persiapan serius para guru dalam menghadapi tantangan PPG Batch 4. Dengan memasukkan unsur humanis, guru MAN 2 Tapanuli Tengah ingin menunjukkan bahwa profesionalisme seorang pendidik diukur dari kemampuannya melihat siswa sebagai subjek pendidikan yang utuh. Hal ini juga selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama dan kearifan lokal yang selama ini menjadi pondasi utama pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.
WKM Kurikulum Mustofa Yusuf memberikan dukungan penuh melalui fasilitas diskusi kelompok (peer teaching) dan pendampingan teknis. Kepala Madrasah Muhammad Lufti Siambaton juga menegaskan bahwa perangkat pembelajaran yang humanis akan menjadi solusi bagi tantangan degradasi moral di era digital. Guru diharapkan tidak hanya mahir dalam menggunakan teknologi, tetapi tetap menjaga “ruh” pendidikan yang memanusiakan manusia, sehingga lulusan MAN 2 Tapanuli Tengah memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kepekaan sosial yang tinggi.
Diharapkan, melalui integrasi nilai humanis dalam perangkat pembelajaran ini, para guru PPG Batch 4 dapat memberikan performa terbaik mereka saat ujian praktik maupun dalam keseharian mengajar. Inovasi ini diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di MAN 2 Tapanuli Tengah. Dengan demikian, madrasah ini terus berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul yang cerdas secara akademik dan santun secara kepribadian.