
Sorkam Barat (Humas) – Menjelang Hari Guru Nasional pada 25 November, suasana latihan intensif menyelimuti MAN 2 Tapanuli Tengah. Sabtu, 15 November 2025 guru Seni Budaya Ervita Mandasari, S.Pd., mengambil peran ganda tidak hanya sebagai pendidik di kelas, tetapi juga sebagai pelatih seni. Ervita secara khusus menginisiasi dan melatih sekelompok siswa untuk menampilkan pertunjukan Tari India yang spektakuler. Inisiatif unik ini bertujuan memberikan persembahan yang berbeda dan berkesan, sekaligus mendorong eksplorasi budaya global di kalangan siswa.
Ervita guru Seni Budaya yang memiliki latar belakang atau minat pada seni tari mulai melatih gerakan-gerakan khas tarian Bollywood yang energik dan ceria. Latihan dilakukan setelah jam pelajaran berakhir, melibatkan siswa dari berbagai kelas yang memiliki bakat dan antusiasme tinggi. Pilihan tari India ini didasari keinginan panitia untuk menghadirkan suasana meriah, penuh warna, dan berbeda dari pertunjukan tari tradisional yang sudah sering ditampilkan, sehingga diharapkan dapat memberikan kejutan positif bagi seluruh majelis guru dan staf.
Proses pelatihan yang dibimbing langsung oleh guru ini tidak hanya menekankan pada teknik gerakan, tetapi juga harmonisasi tim dan ekspresi wajah. Para pelatih menekankan pentingnya mimik dan feel (perasaan) dalam membawakan setiap gerakan, agar pesan kegembiraan dan apresiasi yang terkandung dalam tarian dapat tersampaikan dengan baik. Keterlibatan guru sebagai pelatih juga menjadi momen unik yang mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa di luar konteks akademik.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Beliau menyatakan bangga atas dedikasi guru yang bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk melatih siswa, serta semangat siswa yang berlatih keras demi kesuksesan perayaan. Pertunjukan tari India ini dianggap sebagai simbolisasi bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada ilmu agama dan pengetahuan umum, tetapi juga terbuka pada pengembangan bakat seni dan budaya, asalkan tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal.
Saat ini, kelompok tari tersebut terus mematangkan penampilan terakhir mereka. Ervita dan siswa berharap persembahan Tari India ini akan menjadi puncak acara yang berkesan dan menjadi kado istimewa yang dipersembahkan oleh siswa untuk para pahlawan tanpa tanda jasa di MAN 2 Tapanuli Tengah. Diharapkan, semangat kolaborasi dan kreativitas ini akan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan madrasah di masa mendatang.