
Pandan ( Humas ). Hari pembagian rapor di MAN 1 Tapanuli Tengah menjadi momen penuh makna bagi kelas XI F. Di bawah bimbingan walikelas yang penuh cinta, Insyirah Sundari, suasana ruang kelas dipenuhi senyuman, haru, dan semangat untuk terus melangkah maju. Bagi Insyirah, kelas XI F bukan hanya sekumpulan siswa, tapi sebuah keluarga kecil yang tumbuh bersama dalam semangat persaudaraan. (25/06)
Satu per satu siswa menerima rapor dengan wajah penuh harap dan bangga. Tak sekadar menyerahkan nilai, Insyirah menyempatkan diri menyampaikan kata-kata penyemangat, pelukan hangat, dan doa untuk setiap anak. “Kalian luar biasa keren, sangking kerennya tak bisa diungkap kata,” ujarnya sambil tersenyum.
Lebih dari sekadar hasil akademik, Insyirah melihat potensi yang berkilau dari masing-masing anak didiknya. Ia percaya bahwa semua siswa XI F memiliki cahaya yang siap bersinar di bidang masing-masing. Dalam pandangannya, setiap anak adalah bintang unik, istimewa, dan berhak untuk bersinar seterang-terangnya.
Kebersamaan mereka kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama yang kompak dan penuh makna. Para siswa tampil rapi dan serasi, menunjukkan ikatan batin yang erat dengan sang walikelas. Di balik keceriaan foto itu, tersimpan kenangan manis tentang perjuangan, tawa, dan semangat yang telah mereka lalui bersama selama setahun.
Motivasi dari Insyirah “Jangan takut gagal. Gagal adalah cara bintang belajar agar bisa bersinar lebih terang.” Sebuah pesan sederhana, namun penuh makna yang kini menjadi bekal untuk langkah anak-anak XI F menuju masa depan yang lebih cerah.