Komite dan Orang Tua Bahas Seragam dan Dana Partisipasi Siswa Baru

Pandan (Humas), MAN 1 Tapanuli Tengah menggelar rapat koordinasi bersama orang tua calon peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Rapat yang berlangsung di ruang kelas utama ini membahas berbagai kebutuhan siswa baru, di antaranya pengadaan seragam olahraga, baju batik madrasah, serta kontribusi dana partisipasi komite. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., Ketua Komite Madrasah, Azwirdan Tanjung, SE,  panitia PPDB, dan para wali murid.

Dalam sambutannya, Elmaryanti Marbun menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para orang tua. Ia juga memaparkan secara singkat program-program unggulan madrasah, seperti Tahfiz Al-Qur’an dan pembinaan karakter Islami, yang menjadi bagian penting dari proses pendidikan siswa baru. Beliau menegaskan bahwa semua kebutuhan siswa akan dikelola secara terbuka dan bertahap demi kenyamanan bersama.

Ketua Komite Madrasah, Azwirdan Tanjung, SE dalam rapat tersebut menekankan bahwa seluruh kebijakan pengadaan seragam dan iuran partisipasi komite akan menyesuaikan dengan kondisi ekonomi orang tua. “Kami ingin kebijakan ini tetap mengedepankan musyawarah, tidak memberatkan, dan tetap menjunjung transparansi,” ungkapnya. Ia juga mengajak para orang tua untuk aktif memberikan masukan demi kemajuan bersama.

Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Para wali murid menyampaikan sejumlah usulan, seperti sistem cicilan ringan untuk pengadaan seragam dan waktu pemesanan yang lebih fleksibel. Usulan-usulan tersebut mendapat apresiasi dari pihak panitia, yang berkomitmen untuk menindaklanjutinya secara proporsional dan adil.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan notulen sebagai bentuk kesepakatan bersama antara orang tua dan pihak madrasah. Harapannya, hasil rapat ini dapat menjadi dasar pelaksanaan kegiatan siswa baru yang lebih tertata dan melibatkan semua pihak. Dengan sinergi yang terjalin erat antara madrasah dan wali murid, MAN 1 Tapanuli Tengah optimis dapat menciptakan lingkungan belajar yang unggul, islami, dan inklusif.