
Pandan (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.,M.M, menyampaikan harapan agar MTs Swasta Bahriyatul Ulum dapat menjadi madrasah yang unggul dalam penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan dan pembinaan kepada tenaga pendidik di MTs Swasta Bahriyatul Ulum, Senin (4/8/2025).
Dalam arahannya, Kakankemenag menekankan pentingnya penguasaan dua bahasa asing tersebut sebagai bagian dari pembentukan generasi madrasah yang kompeten secara global dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
“Bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman, sementara Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang menjadi kunci menghadapi tantangan global. Madrasah harus berani menjadikan keduanya sebagai bahasa pengantar pembelajaran secara bertahap,” ujar Kakankemenag.
Julsukri menambahkan bahwa penggunaan Bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa pengantar tidak hanya meningkatkan kompetensi siswa, tetapi juga menjadi identitas dan daya tarik madrasah di tengah persaingan lembaga pendidikan saat ini.
Kepala MTs Swasta Bahriyatul Ulum,atau yang mewakili menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan bahwa pihak madrasah telah mulai menerapkan program-program peningkatan kemampuan bahasa bagi siswa dan guru, termasuk pelatihan intensif, program bilingual, dan praktik percakapan sehari-hari.
“Kami berkomitmen untuk mewujudkan MTs Swasta Bahriyatul Ulum sebagai madrasah yang unggul dalam dua bahasa. Dengan dukungan dari Kemenag, insyaAllah ini dapat terealisasi,” ungkapnya.
Kegiatan pembinaan ini juga dirangkaikan dengan dialog bersama guru-guru. Kakankemenag menutup kunjungannya dengan memberikan motivasi kepada siswa agar terus semangat belajar, khususnya dalam bidang bahasa, agama, dan sains.
Dengan dorongan ini, diharapkan MTs Swasta Bahriyatul Ulum mampu menjadi madrasah yang melahirkan lulusan berakhlak mulia, berwawasan luas, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.