
Pandan ( Humas ) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.MM didampingin Kasubbag Tu Dr. Ismail, S.Pd.M.Pd dan hadiri TNI AL Kec. Barus, Pegawai kemenag Kota Sibolga, Kepala MAN 3 tapteng dan Kepala Madrasah Kec. Barus dan sorkam serta TIM BMKG Wilayah I medan melaporkan bahwa pelaksanaan Rukyatul Hilal dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Hasil dari pengamatan yang dilakukan akan menjadi acuan pada Sidang Isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama RI di Jakarta. Kegiatan penetapan hilal awal Dzulhijjah dilaksanakan di Pantai Kecamatan Sorkam Barat Kab. Tapanuli Tengah Jum’at ( 7/6).
“Alhamdulillah sekarang tepat pukul 18:05 Wib kami tim pemantau hilal penentuan awal Dzulhijjah 1445 H / 2024 M Alhamdulillah cuaca di tapanuli tengah tepatnya di pantai Binasi Kecamatan barus sangat cerah insya Allah harapan kita nantinya bersama sama menyaksikan bagaimana untuk menentukan hilal awal Dzulhijjah 1445 H”. Ungkap Kakankemenag.
Kakankemenag Tapteng Julsukri M. Limbong juga menyampaikan Pelaksanaan Rukyatul Hilal sebagai acuan dasar dalam menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah yang bertepatan sebagai hari Raya Idul Adha tahun 1445H/2024M dan dilaksanakan di seluruh Indonesia. bulan Dzulhijjah mempunyai dua peristiwa penting untuk Umat Islam yakni Hari Raya Kurban dan Juga Ibadah Haji. Maka dari itu, ia mengungkapkan penetapan awal Dzulhijjah sangat penting bagi umat Islam.

“Pada saat pemantauan hilal ada beberapa kendala yang dialami oleh Balai BMKG diantaranya awan yang tebal dan hilal tidak terlihat padahal sudah jatuh pada waktunya.Namun pada pukul 19.10 WIB dengan temperature 28.4oC dengan Tekanan : 1007.2mb keadaan berubah sehingga Hilal terlihat sangat jelas dan kami sangat bersyukur,”tutur tim BMKG.