Kasi Pendidikan Islam Kembali Jadi Narasumber, Soroti Peran Trias UKS dalam Kesehatan Siswa

Sorkam (Humas)  07/08/2025 – Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Syamsul Simanjuntak S.Pd.,MM., kembali menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi dan optimalisasi pelayanan administrasi usaha kesehatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Camat Sorkam dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Putri Nasution ST.TP.,MM.

Dalam paparannya, Syamsul menekankan pentingnya Trias UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) sebagai kunci utama dalam keberhasilan kesejahteraan dan kesehatan siswa di madrasah. Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan memerlukan sinergi dari berbagai elemen di lingkungan sekolah dan madrasah.

“Trias UKS adalah fondasi penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi anak-anak kita,” ujarnya. “Ada tiga pilar utama yang harus berjalan seiringan untuk mencapai tujuan ini.”

Ketiga pilar yang dimaksud kasi pendis tersebut adalah:

  • Pendidikan Kesehatan: Pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya hidup sehat harus terus ditanamkan kepada siswa melalui kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.
  • Pelayanan Kesehatan: Ketersediaan layanan kesehatan dasar di sekolah, seperti unit kesehatan sekolah (UKS) dan penanganan pertolongan pertama, sangat vital.
  • Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat: Lingkungan fisik sekolah, termasuk kantin yang bersih dan sehat, berperan besar dalam mendukung program ini.

Kepala Madrasah, Guru, dan Kantin Berperan Besar

Lebih lanjut, Syamsul menegaskan bahwa Kepala Madrasah, Guru, dan pengelola kantin sekolah memiliki peran krusial dalam keberhasilan program Trias UKS.

Kepala madrasah diharapkan menjadi motor penggerak dan pemimpin yang proaktif dalam mengimplementasikan kebijakan kesehatan. Sementara itu, guru memiliki tugas mulia untuk mendidik dan memberikan teladan hidup sehat kepada para siswa setiap hari.

Terakhir, Syamsul simanjuntak secara khusus menyoroti peran kantin madrasah. Menurutnya, kantin yang menyediakan makanan sehat, bergizi, dan higienis merupakan garda terdepan dalam menjaga kesehatan siswa dari aspek gizi.

Harapan kami dari kementerian agama materi UKS ini dimasukan kedalam pembelajaran sehari-hari di madrasah maupun sekolah yang dibawah naungan dinas pendidikan,

“Program Trias UKS akan optimal jika semua pihak menjalankan perannya dengan baik. Mari kita bekerja sama demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” tutupnya.

Acara sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tapanuli Tengah dalam mengoptimalkan Trias UKS demi terciptanya lingkungan madrasah yang sehat dan kondusif bagi pertumbuhan siswa.