
Badiri (Humas) Selasa, 5 Agustus 2025 Kegiatan pengajian Akbar ini diselenggarakan sebagai bagian dari pengajian rutin Muslimat NU tingkat kecamatan yang dilaksanakan dalam sebulan sekali. Pada bulan ini dilaksanakan di Mesjid Al Falah Desa Sitardas. Perjalanan menuju Desa Sitardas sangat jauh dengan jarak tempuh 1 jam perjalanan dengan kondisi jalan yang bebatuan tetapi ibu-ibu Muslimat NU tetap semangat tidak menjadi hambatan untuk mungikuti pengajian akbar PAC Muslimt NU Kecamtan Badiri. Tujuan utama dari kegiatan ini selain untuk memperkuat ukhuwah, mendalami ajaran Islam dan meningkatkan kualitas ibadah ibu-ibu Muslimat NU sekecamatan Badiri Kegiatan ini juga menjadi wadah edukatif dan pembinaan karakter islami yang sejalan dengan peran Muslimat NU secara nasional dalam memperkuat pemberdayaan perempuan.
Staf Kantor Urusan Agama (KUA) dalam pengajian akbar Muslimat NU cukup penting, terutama karena kegiatan tersebut berkaitan erat dengan pembinaan keagamaan dan pemberdayaan umat.
Staf KUA juga membantu dalam pendataan peserta, pencatatan kegiatan sebagai bagian dari program pembinaan KUA, pembuatan laporan kegiatan untuk disampaikan ke Kementerian Agama. Sebagaimana komentar salah satu staf kantor KUA kecamatan Badiri yaitu Nuraini Hasibuan mengatakan :” Kegiatan seperti pengajian akbar menjadi bagian dari upaya KUA untuk menjalankan program KUA sebagai pusat layanan keagamaan berbasis masyarakat. Kolaborasi dengan ormas seperti Muslimat NU adalah bentuk nyata dari sinergi ini “
Acara pengajian akbar ini dimulai pukul 14.00 WIB, dibuka dengan menyanyikan lagu Mars Yalal Wathon, Mars Muslimat NU, dan sholawat badar, dipimpin oleh pemuka Muslimat setempat yang menambah semarak kebersamaan dan semangat kebersamaan.
Dilanjutkan pembacaan Istighosah Nahdhatul Ulama sebagai pengawalan spiritual acara pengajian akbar Muslimat NU. Kemudian dilanjutkan dengan acara penyampaian ucapan syukur atas terlaksananya kegiatan, dan Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Badiri menyampaikan sambutan singkat mengenai pentingnya acara ini sebagai momentum kebersamaan ibu-ibu dan kader Muslimat. Staf kantot KUA, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat hadir memberikan pesan dukungan bagi keberlanjutan program ini.
Tauziah disampaikan oleh Ustadzah Misraini Sibuea sebagai ketua PAC Muslimat NU kecamatan. Dengan tema utama: “Peran Muslimat NU dalam Menjaga Nilai Keislaman”. Materi ini mencakup akidah (keyakinan), ibadah (hubungan dengan Allah), dan akhlak (hubungan dengan sesama makhluk). Ini termasuk: Menjaga shalat tepat waktu, berlaku jujur dan adil, menjauhi perbuatan haram dan maksiat, menjaga lisan dan pergaulan, menumbuhkan rasa malu (haya’) dalam diri.
Peran staf KUA dalam Pengajian Akbar Muslimat NU bukan hanya sebagai pelengkap acara, tapi juga mitra strategis dalam dakwah, pembinaan umat, dan penguatan peran perempuan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.