Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi Kehadiran Guru

Pandan (Humas) – Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., pada Selasa, 23 September 2025, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kehadiran guru berdasarkan catatan buku piket mulai tanggal 15 hingga 20 September 2025.

Data yang dihimpun dari laporan guru piket menunjukkan adanya beberapa guru yang berhalangan hadir karena izin maupun sakit, dengan catatan jelas mengenai mata pelajaran, kelas, serta guru pengganti yang mengisi kekosongan.

Dalam evaluasi tersebut, Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik meskipun ada guru yang berhalangan hadir. Beliau menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta koordinasi antar guru sehingga tidak terjadi kekosongan pembelajaran di kelas.

“Kehadiran guru adalah kunci keberlangsungan pembelajaran. Dengan adanya catatan piket yang jelas, kita dapat memantau sekaligus mengevaluasi kondisi kehadiran. Saya berharap guru-guru senantiasa menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, serta berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada siswa-siswi kita,” ungkap Elmaryanti Marbun.

Selain itu, beliau juga memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh guru agar menjadikan hasil monitoring ini sebagai bahan refleksi bersama. Harapannya, ke depan tingkat ketidakhadiran dapat diminimalisir, dan setiap guru mampu menjadi teladan dalam tanggung jawab serta profesionalisme.

“Mari kita jadikan data ini sebagai motivasi untuk lebih baik. Keteraturan hadir di kelas bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga bentuk pengabdian kita kepada dunia pendidikan dan investasi masa depan anak-anak bangsa,” tambahnya.

Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, MAN 1 Tapanuli Tengah berharap kualitas pembelajaran tetap terjaga, serta tercipta suasana madrasah yang kondusif, disiplin, dan penuh semangat dalam mencetak generasi berprestasi.