
Sorkam Barat (Humas) – Jumat, 23 Januari 2026 Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., melakukan penandatanganan laporan kehadiran elektronik melalui aplikasi Finger Pusaka (Pusat Layanan Keagamaan) untuk periode terbaru. Penandatanganan ini merupakan langkah administratif krusial dalam memvalidasi data kehadiran guru dan staf kependidikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja. Aplikasi Pusaka sendiri adalah inovasi transformasi digital Kementerian Agama yang bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai layanan kepegawaian secara real-time.
Dalam proses penandatanganan tersebut, Lufti menelaah dengan saksama rekapitulasi kehadiran para pegawai guna memastikan keakuratan data. Beliau menyampaikan bahwa sistem Finger Pusaka ini sangat efektif dalam memantau tingkat kedisiplinan ASN maupun tenaga honorer di lingkungan madrasah. Dengan adanya sistem digital ini, setiap menit kehadiran terekam secara transparan, sehingga tidak ada ruang bagi manipulasi data kehadiran demi menjaga muruah instansi.
Beliau juga menekankan bahwa penandatanganan laporan ini bukan sekadar rutinitas administratif bulanan, melainkan instrumen untuk menjaga kualitas pelayanan pendidikan. Menurutnya, tingkat kehadiran yang baik merupakan indikator awal dari dedikasi seorang pendidik dalam menjalankan tugasnya. Data yang telah ditandatangani tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penghitungan tunjangan kinerja serta evaluasi tahunan bagi seluruh personil di MAN 2 Tapanuli Tengah.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah memberikan apresiasi kepada para guru dan staf yang telah beradaptasi dengan baik terhadap perubahan sistem absensi manual ke digital. Beliau memahami bahwa transisi teknologi memerlukan komitmen tinggi, namun hasilnya sangat dirasakan dalam mempermudah birokrasi. Dengan sistem yang akuntabel, para pegawai diharapkan dapat lebih fokus pada peningkatan mutu pembelajaran di kelas tanpa terbebani keraguan terkait administrasi kehadiran.
Sebagai penutup, Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah berharap agar seluruh warga madrasah terus mempertahankan integritas dan profesionalisme kerja. Beliau menegaskan bahwa kedisiplinan yang terekam melalui aplikasi Pusaka adalah cerminan dari pengabdian yang tulus kepada negara. Dengan tertib administrasi, MAN 2 Tapanuli Tengah optimis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berintegritas, dan selaras dengan semangat transformasi digital Kementerian Agama.