
Badiri (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Badiri terus menunjukkan komitmennya dalam dalam upaya memperkuat semangat toleransi dan menjalin hubungan harmonis antarumat beragama, ditunjukkan dengan kesediaan sebagai tuan rumah dengan menyediakan tempat untuk kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama Kabupaten Tapanuli Tengah di balai nikah dan manasik haji KUA Kecamatan Badiri, pada hari kamis, 10 Oktober 2025.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Ketua FKUB Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala KUA Badiri, berbagai tokoh agama, masyarakat serta pemuda lintas agama. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang.
Kepala KUA Kecamatan Badiri, Drs. Amrun Siregar, “KUA Kecamatan Badiri selalu siap sedia dalam penyediaan tempat untuk pembinaan masyarakat termasuk dalam aspek kerukunan antarumat beragama.” ujarnya saat ditemui di kantor KUA Badiri.
Acara ini dibuka secara resmi oleh sekretaris daerah (sekda), Dra. Hj. Nurjalila Pulungan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan terus mendukung segala bentuk upaya dan program yang bertujuan untuk mempererat kerukunan sehingga mampu membangun Kabupaten Tapanuli Tengan menjadi wilayah yang aman, rukun, dan sejahtera untuk semua. Saya berharap kegiatan ini dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama dalam menciptakan suasana yang damai, aman, dan kondusif di tengah masyarakat yang majemuk.”
Pembinaan ini menghadirkan 3 narasumber, yaitu sekretaris daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, dan tokoh agama Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk dapat terciptanya program-program pembinaan lintas agama yang inklusif, dan kami terbuka untuk bersinergi dengan semua pihak, baik pemerintah daerah, FKUB, maupun lembaga keagamaan lainnya dalam memperkuat kerukunan umat
Kantor Urusan Agama Kecamatan Badiri, berharap para tokoh agama dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini dapat menjadi agen perdamaian di lingkungannya masing-masing, menyampaikan pesan-pesan kebajikan, serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di tengah umat