Peserta Didik MAN 3 Tapteng Unjuk Kemampuan di Ajang KOMPAC 2025 Bahasa Arab

Pandan (Humas). Semangat berkompetisi tampak jelas pada peserta didik Madrasah Aliyah Negeri 3 Tapanuli Tengah yang mengikuti Kompetisi Literasi dan Numerasi Alef Education (KOMPAC) 2025 khusus pada cabang Bahasa Arab, Kamis (9/10). Ajang ini digelar secara daring dan diikuti oleh peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan kompetisi dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh jenjang SD/MI dan SMP/MTs, sedangkan sesi kedua diperuntukkan bagi jenjang SMA/MA. Dalam ajang tersebut, peserta didik MAN 3 Tapteng menunjukkan antusiasme tinggi saat menghadapi berbagai soal berbasis teks dan pemahaman bahasa Arab yang mengasah kemampuan linguistik, gramatikal, dan pemaknaan kontekstual.

Guru pembimbing Bahasa Arab MAN 3 Tapteng Babar Susilawati turut memberikan dukungan penuh kepada para peserta. Mereka memastikan kesiapan teknis dan mental peserta didik agar dapat tampil maksimal dalam setiap tahapan kompetisi.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada peserta didik yang telah berpartisipasi dengan semangat dan tanggung jawab tinggi.“Bahasa Arab bukan hanya pelajaran, tetapi juga jembatan untuk memahami nilai-nilai Islam dan literasi global. Melalui kompetisi ini, kami berharap peserta didik semakin mencintai Bahasa Arab dan termotivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Selain melatih kemampuan berbahasa kegiatan ini juga menumbuhkan karakter disiplin dan pantang menyerah. Para peserta dituntut untuk berpikir kritis serta teliti dalam memahami konteks kalimat dan kosakata Arab yang digunakan dalam berbagai situasi. Hal ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya pengetahuan linguistik, tetapi juga melatih keuletan dan kepercayaan diri siswa.

Salah seorang peserta Aisyah  mengungkapkan rasa senangnya bisa menjadi bagian dari kompetisi tersebut.“Awalnya saya agak gugup karena saingannya dari seluruh Indonesia, tapi setelah mengikuti beberapa sesi, saya merasa lebih percaya diri. Soal-soalnya menantang, tapi juga membuat saya semakin tertarik untuk belajar Bahasa Arab lebih dalam,” ujarnya.

Guru pembimbing Bahasa Arab Jusri Tumanggor menambahkan bahwa kompetisi ini sejalan dengan upaya madrasah dalam memperkuat profil pelajar Pancasila dan pelajar rahmatan lil ‘alamin“Melalui KOMPAC kami ingin menanamkan nilai-nilai integritas, kerja keras, dan semangat berprestasi. Bahasa Arab bukan sekadar alat komunikasi tetapi juga pintu menuju pemahaman terhadap khazanah ilmu pengetahuan Islam,” jelasnya.

Partisipasi MAN 3 Tapanuli Tengah dalam ajang KOMPAC 2025 menjadi bukti nyata komitmen madrasah untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Dengan dukungan guru dan lingkungan belajar yang kondusif MAN 3 Tapteng terus berupaya mewujudkan peserta didik yang unggul, berakhlak mulia  serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini madrasah berharap dapat terus menumbuhkan semangat belajar Bahasa Arab sebagai identitas akademik dan spiritual siswa madrasah. Dengan semangat “Madrasah Sumut Juara”, MAN 3 Tapanuli Tengah berkomitmen untuk menjadi madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia melalui prestasi di berbagai bidang, termasuk Bahasa Arab.(ms)