Latsar CPNS MAN 2 Tapanuli Tengah 2024 Dievaluasi di Kantor Kemenag

Sorkam Barat (Humas) – Sebanyak 10 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah menjalani evaluasi monitoring aktualisasi Latsar CPNS di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tapanuli Tengah 12/9/25.

 Kegiatan ini merupakan bagian penting dari pendidikan dan pelatihan dasar (Latsar) yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana para CPNS telah mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam tugas mereka. Evaluasi ini menjadi penentu kelulusan mereka sebagai ASN yang profesional.

Pada sesi evaluasi tersebut, para CPNS memaparkan laporan aktualisasi yang telah mereka susun selama masa Latsar. Laporan tersebut mencakup berbagai inovasi dan perbaikan yang telah mereka lakukan di lingkungan kerja, seperti optimalisasi sistem administrasi, peningkatan layanan kesiswaan, dan pengembangan media pembelajaran digital. Para penguji, yang terdiri dari pejabat dan widyaiswara dari Kantor Kemenag, memberikan penilaian berdasarkan kualitas laporan, kemampuan presentasi, serta substansi dari aktualisasi yang dilakukan.

Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lutfi Siambaon, M.Pd., menekankan pentingnya aktualisasi sebagai cerminan nyata dari komitmen para CPNS untuk menjadi abdi negara yang berintegritas. “Aktualisasi ini bukan sekadar tugas formal, melainkan wujud nyata pengabdian. Kami berharap inovasi yang kalian ciptakan dapat terus dikembangkan untuk memajukan MAN 2 Tapanuli Tengah dan Kementerian Agama secara keseluruhan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi semangat dan dedikasi para peserta Latsar.

Sementara itu, para CPNS merasakan manfaat besar dari proses evaluasi ini. Salah satu peserta, Rudi Hartama Harahap, S.Pd., mengungkapkan bahwa bimbingan dari mentor dan penguji sangat membantu mereka dalam menyempurnakan proyek aktualisasi. “Kami mendapatkan banyak masukan berharga yang tidak hanya relevan untuk Latsar, tetapi juga untuk karir kami ke depannya,” kata Rudi. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan di dunia kerja yang sesungguhnya.

Dengan selesainya evaluasi monitoring ini, para CPNS MAN 2 Tapanuli Tengah diharapkan dapat melanjutkan tugas mereka dengan bekal kompetensi dan etos kerja yang lebih baik. Hasil dari evaluasi ini akan menjadi dasar penentuan kelulusan mereka sebagai ASN penuh. Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga harapan baru bagi peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah.