
Sorkam Kanan-( Humas) .Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Tapanuli Tengah menggelar deklarasi stop bullying dan stop perundungan di Lingkungan Madrasah setelah apel pagi dan secara online melalui media sosial seperti Instageam,facebook,dan tiktok. Kegiatan deklarasi ini , Jumat, 17 Januari 2025
Kegiatan deklarasi ini diikuti dan didukung penuh oleh Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd bersama Ka.Ur. Tu,Wakamad 2 Tapanuli Tengah, Dewan guru beserta Staff Tata Usaha dan Seluruh siswa/i MAN 2 Tapanui Tengah. Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah , menyatakan kegiatan deklarasi ini dilaksanakan untuk menghindari kasus-kasus tersebut terjadi di lingkungan madrasah.
“Segera hapuskan bibit-bibit bullying sedini mungkin, perundungan dan kekerasan seperti memanggil nama siswa dengan nama ayahnya, menghina bentuk fisik, merampas benda-benda, atau menyakiti fisik . Apapun dalihnya, bercanda sekalipun, hal seperti tidak dapat dibenarkan, dan ini menjadi tugas bersama madrasah terutama Bapak/Ibu guru kita harus tetap mengawasi dan mendampingi anak-anak kita agar kejadian tersebut tidak terjadi di MAN 2 Tapanuli Tengah. Terkhusus untuk guru Bimbingan Konseling MAN 2 Tapanuli Tengah harus lebih ekstra mengajarkan kepada anak-anak kita untuk menghindari perilaku negatif tersebut , dan ajarkan siswa untuk menumbuhkan rasa berani melapor jika mendapatkan kasus bullying, perundungan dan kekerasan serta tumbuhkan rasa kasih sayang , saling menghargai dan saling peduli antar sesama keluarga madrasah. Tidak ada konsep senioritas di MAN 2 Tapanuli Tengah” Katanya
Lufti juga menambahkan deklarasi ini juga sebagai wujud konsisten madrasah dalam menciptakan MAN 2 Tapanuli Tengah sebagai Madrasah yang ramah anak dan madrasah yang sehat.