
Pinangsori (Humas) Alhamdulillah,di Jum’at Berkah ini, 17 Januari 2025. MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah melaksanakan program Deklarasi Anti Bullying sebagai upaya mencegah aksi perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Deklarasi anti Bullying ini mengusung di halaman utama Madrasah dengan tema “ Stop Bullying Let’s Caring. Sekolah Aman, Nyaman dan Menyenangkan”
Deklarasi Anti Perundungan/Anti bullying merupakan salah satu Program Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sumatera Utara yang dilakukan secara serentak di Wilayahnya pada Hari Jum’at 17 Januari 2025.Demikian juga dalam Hal ini, MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah Mendukung Penuh untuk Melaksanakan tersebut.Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah perundungan atau bullying di lingkungan tempat tinggal atau di sekolah.Pada Kegiatan pagi ini juga dihadiri oleh
- Zul Amri Nasution Ketua Komite MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah
- Bapak Aipda Candra Pasaribu dari Polsek Pinangsori
- Aipda Viktor Simbolon dari Polsek Pinangsori
Acara yang diikuti oleh seluruh peserta didik ini diawali dengan sambutan dari Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Tapanuli Tengah, dilanjutkan dengan Pembacaan Ikrar Anti Bullying dari 1 orang peserta didik dan 1 Orang Guru yang dibacakan secara bersama sama.
Selanjutnya Pemberian Materi Anti Bulliying dari Polsek Pinangsori yang dilanjutkan arahan dari Ketua Komite MTsN 2 Tapanuli Tengah.
Kegiatan selanjutnya yaitu Pengukuhan 30 Duta Anti Bulliying ini dibuka oleh Waka bidang Kesiswaan H.Zufri Ramadhan Nasution.S.Pd Setelah dilaksanakan pengukuhan dilanjutkan dengan tanda tangan ikrar anti bullying dan anti kekerasan.Anti Bullying dan Anti Kekerasan Merupakan siswa dan siswi yang di seleksi dari masing-masing kelas dua orang.
Zufri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “pertama, selamat kepada para duta yang hari ini telah mendeklarasikan “perang” terhadap bullying dan kekerasan. Kedua, Penting bagi setiap siswa dan siswi memahami dan mengetahui perilaku, tindakan dan ucapan yang mengarah kepada buli membuli. Apalagi sulitnya mengendalikan aktivitas siswa dan siswi di sosial media yang seolah bebas tanpa batas dalam berekspresi dan menyampaikan segala macam hal. Kita patut bersyukur dengan adanya para duta ini, kedepan semoga dapat meminimalisir tindakan yang mengarah kepada buli dan kekerasan, tambahnya”.
Pada kesempatan terpisah, Aswin Hasibuan S.Pd. selaku Humas MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah menegaskan bahwa “mereka yang ditunjuk sebagai duta ini bertugas untuk mensosialisasikan dan memberikan pemahaman yang benar tentang bullying dan kekerasan. Kita ketahui bahwa duta ini juga merupakan teman sejawat dari para siswa dan siswi, sehingga ini dapat memudahkan komunikasi diantara mereka dan tentunya akan sangat efisien dalam menyampaikan informasi, tambahnya”. (A.W)