MAN 3 Tapanuli Tengah Perkuat Pemahaman Peserta Didik tentang Pernikahan dalam Islam

Pandan (Humas). MAN 3 Tapanuli Tengah terus berupaya menanamkan pemahaman keagamaan kepada peserta didik melalui pembelajaran Munakahat atau pernikahan dalam Islam yang dilaksanakan di ruang kelas. Kegiatan pembelajaran berlangsung dengan suasana tertib dan penuh perhatian dari peserta didik selama materi disampaikan,Selasa(12/5).

Pada kesempatan tersebut guru mata pelajaran Fikih Jimmi Raja Naek Marbun menyampaikan materi tentang pengertian pernikahan dalam Islam syarat dan rukun nikah, tujuan pernikahan serta pentingnya membangun keluarga yang harmonis sesuai tuntunan syariat Islam. Peserta didik tampak serius mengikuti penjelasan dan memperhatikan materi yang dipaparkan guru.

Pembelajaran Munakahat menjadi salah satu materi penting dalam pendidikan agama karena memberikan bekal pengetahuan kepada peserta didik mengenai kehidupan rumah tangga dalam pandangan Islam. Selain itu materi tersebut juga mengajarkan nilai tanggung jawab, akhlak dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.

Jimmi Raja Naek Marbun menjelaskan bahwa pemahaman tentang Munakahat perlu diberikan kepada peserta didik agar mereka mengetahui pentingnya menjaga nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tersebut juga menjadi sarana untuk membentuk karakter dan moral peserta didik.

“Materi Munakahat bukan hanya membahas tentang pernikahan tetapi juga mengajarkan tanggung jawab, sikap saling menghormati, dan pentingnya menjaga akhlak sesuai ajaran Islam,” ujar Jimmi Raja Naek Marbun.

Selama pembelajaran berlangsung peserta didik terlihat aktif mencatat penjelasan guru serta mengikuti kegiatan belajar dengan penuh semangat. Suasana kelas yang nyaman membuat proses pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi kepada guru yang terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang bermanfaat dan bermakna bagi peserta didik.  Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah.

Beliau juga menyampaikan bahwa madrasah mendukung seluruh kegiatan pembelajaran yang dapat memperkuat pemahaman keislaman peserta didik. Dengan bekal ilmu agama yang baik peserta didik diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Madrasah ingin membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam akademik tetapi juga memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik sebagai bekal masa depan,” ungkap beliau.

Melalui pembelajaran Munakahat tersebut MAN 3 Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam membina peserta didik agar memiliki pengetahuan keagamaan yang kuat, karakter yang baik serta sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.(ms)