
Pandan (Humas). Kegiatan pembelajaran Kimia di MAN 3 Tapanuli Tengah berlangsung aktif dan menarik melalui penerapan pembelajaran berbasis visual pada materi Hukum Dasar Kimia. Dalam proses pembelajaran tersebut guru memanfaatkan media proyektor untuk menampilkan materi dan video pendukung agar peserta didik lebih mudah memahami konsep yang dipelajari,Selasa(12/5).
Suasana kelas tampak kondusif dengan antusiasme peserta didik yang mengikuti penjelasan guru secara serius. Peserta didik terlihat aktif memperhatikan tayangan materi, mencatat poin-poin penting serta berdiskusi bersama teman kelompok selama kegiatan belajar berlangsung.
Pembelajaran berbasis visual menjadi salah satu metode yang diterapkan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Kimia. Dengan adanya tampilan gambar, video dan penjelasan interaktif, peserta didik menjadi lebih mudah memahami materi yang bersifat konsep dan perhitungan.
Guru mata pelajaran Kimia Nikmat Sapura, S.Pd., menyampaikan bahwa penggunaan media visual dalam pembelajaran sangat membantu peserta didik untuk memahami materi secara lebih jelas dan menarik. Selain membuat suasana belajar lebih hidup metode ini juga dapat meningkatkan fokus dan partisipasi peserta didik di dalam kelas.
“Pembelajaran dengan media visual membuat peserta didik lebih tertarik mengikuti pelajaran. Mereka lebih aktif bertanya dan berdiskusi ketika materi ditampilkan secara langsung melalui tayangan,” ujar Nikmat Sapura.
Materi Hukum Dasar Kimia yang dipelajari pada kesempatan tersebut membahas konsep-konsep dasar yang menjadi fondasi penting dalam pembelajaran Kimia. Melalui penjelasan dan tayangan visual peserta didik dapat memahami hubungan antar konsep dengan lebih mudah.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap kreativitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi peserta didik. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.
Beliau juga menyampaikan bahwa madrasah terus mendukung guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif agar peserta didik semakin semangat dan nyaman dalam belajar. Dengan pembelajaran yang interaktif peserta didik diharapkan mampu meningkatkan pemahaman akademik sekaligus keterampilan berpikir kritis.
“Madrasah selalu mendorong guru untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan sehingga peserta didik lebih aktif dan termotivasi dalam belajar,” ungkap beliau.
Melalui kegiatan pembelajaran Kimia berbasis visual tersebut MAN 3 Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan proses pembelajaran yang modern, aktif dan berkualitas demi mendukung peningkatan prestasi peserta didik.(ms)