MAN 3 Tapanuli Tengah Salurkan Bantuan Wujudkan Madrasah sebagai Pusat Kepedulian

Pandan (Humas). Keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah menggelar aksi solidaritas internal sebagai bentuk nyata kepedulian antar-sesama tenaga pendidik. Bertempat di lingkungan madrasah jajaran guru dan staf pegawai berkumpul untuk menyerahkan bantuan sosial kepada salah satu rekan guru yang sedang tertimpa musibah kebakaran rumah,Senin(6/4).

Kegiatan sosial ini diinisiasi dan dipimpin langsung oleh Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd. Acara yang berlangsung dengan khidmat ini bertujuan untuk meringankan beban rekan sejawat sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara seluruh staf pendidik dan kependidikan.

Dalam arahannya Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd. menyampaikan bahwa madrasah harus menjadi episentrum nilai-nilai kebaikan, dimulai dari lingkungan internal. Beliau menegaskan bahwa duka yang dialami oleh salah satu guru merupakan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah.

“Hari ini kita berkumpul di madrasah tercinta ini bukan sekadar untuk menjalankan rutinita tetapi untuk menunjukkan bahwa kita adalah satu tubuh. Jika salah satu bagian merasakan sakit, maka yang lain pun turut merasakannya,” ujar Juraida Siregar.

Bantuan yang diserahkan dalam acara tersebut merupakan hasil donasi sukarela yang dikumpulkan murni dari kantong pribadi para guru dan staf. Dana kolektif tersebut dihimpun secara spontan sebagai bentuk gerak cepat madrasah dalam merespons musibah yang menimpa anggotanya.

Fitri Nasution selaku guru MAN 3 Tapanuli Tengah secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada guru yang bersangkutan.

Kepala Madrasah berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus awal untuk membantu proses pemulihan keluarga korban pasca-kejadian kebakaran yang menghanguskan tempat tinggalnya.

Ia juga memberikan motivasi agar rekan guru yang tertimpa musibah tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik meski sedang dalam masa sulit. Dukungan moril dari sesama guru menjadi poin utama dalam kegiatan sosial yang digelar di madrasah ini.

Suasana kekeluargaan sangat terasa saat para guru lainnya bergantian memberikan ucapan semangat dan doa. Kegiatan ini membuktikan bahwa koordinasi yang baik di bawah kepemimpinan  Juraida Siregar mampu menciptakan lingkungan kerja yang sangat suportif dan penuh empati.

Lebih lanjut program kepedulian ini merupakan bagian dari visi besar madrasah untuk menjadikan nilai-nilai filantropi sebagai identitas lembaga.

Juraida Siregar menekankan bahwa keteladanan para guru dalam berbagi adalah pelajaran karakter yang paling nyata bagi lingkungan pendidikan.

Acara penyerahan bantuan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah. Dengan terlaksananya kegiatan ini madrasah kembali mempertegas posisinya bukan hanya sebagai tempat mengajar, tetapi sebagai pusat nilai kepedulian sosial yang nyata.(ms)