MIN 6 Tapanuli Tengah Gelar Penyantunan anak yatim

Lopian (Humas) 19 Maret 2025 – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Tapanuli Tengah menggelar acara penyantunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan pendidikan karakter bagi siswa. Acara yang berlangsung di Aula MIN 6 Tapanuli Tengah tersebut dihadiri oleh Kasi Pendis Kemenag Tapteng , Ibu Pengawas, Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Komite Madrasah, Seluruh siswa, guru, serta orang tua wali murid.

Dalam sambutannya, Kasi Pendis  Kemenag Tapanuli Tengah H. Syamsul Simanjuntak, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk apresiasi dan perhatian madrasah pada siswa-siswi Yatim di Madrasah kita ini. “Dalam momen lebaran yatim ini, kita semua harus bisa menyayangi, menghargai para Yatim. Jangankan memukul, dalam Qur’an surat al-Ma’un menghardik pun jangan.” Ujarnya.

Syamsul juga menyarankan agar uang santunan yang diberikan untuk diprioritas pada kebutuhan sekolah.  juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa-siswi Yatim agar tidak minder dan berkecil hati.

“Ada pepatah luar biasa yang ingin saya sampaikan khususnya untuk para yatim, yakni ‘bercita-citalah engkau setinggi langit, karena ketika engkau jatuh, engkau akan terjatuh diantara bintang-bintang”. tambahnnya.

Sementara itu, menurut Hasnifa Sinaga, koordinator kegiatan santunan menyampaikan bahwa santunan ini diberikan kepada 23 siswa siswi Yatim MIN 6 Tapanuli Tengah yang sebelumnya telah didata. “Kami menyiapkan 23 santunan untuk siswa siswi Yatim di MIN 6 Tapanuli Tengah. Meskipun nilainya tidak banyak, semoga bisa membantu dan memberikan kebahagiaan kecil untuk mereka.” Ujarnya.

Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak yatim. “Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang kami terapkan di MIN 6. Kami ingin siswa-siswi tumbuh dengan rasa empati dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Acara penyantunan ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Quran, tausiyah, hingga penyerahan santunan  kepada 23 anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar Madrasah. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berupa 10 kg Beras, 2 liter Minyak Goreng, 2 kg Gula, teh  dan uang santunan kepada untuk tiap orang nya.

Orang tua wali murid yang hadir pun menyambut baik kegiatan ini. “Ini sangat positif, tidak hanya membantu anak yatim, tetapi juga mengajarkan anak-anak kami untuk peduli dan berbagi,” ujar salah satu orang tua murid.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Tapanuli Tengah untuk turut serta dalam aksi sosial serupa. Dengan demikian, nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda.