MTsN 1 Tapanuli Tengah : Mengunjungi Rumah Duka Wali Murid Sebagai Tanda Duka Cita

Barus (Humas)- 19 September 202, Segenap Keluarga Besar Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tapanuli Tengah melakukan takziyah ke rumah duka almarhum Ramadhan Nadeak, salah satu orang tua siswa MTsN 1 Tapanuli Tengah, kelas IX E, Siti Khodijah Nadeak ,di desa Ujung Batu Kecamatan Barus. Takziyah tersebut  dihadiri oleh guru-guru MTsN 1 Tapanuli Tengah dan siswa/I Kelas IX, dan seluruh  siswa/I yang berdomisili di desa Ujung Batu.

Kegiatan ta’ziyah ini dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB. Rangkaian acara diawali dengan membacakan ayat suci Alquran oleh Latifah siswa kelas 9E dan penyampaian kata-kata ta’ziyah, yang disampaikan oleh Al Ustad Pendi Sigalingging, salah satu guru di MTSN 1 Tapanuli Tengah. Pada kesempatan tersebut, Pendi Sigalingging berkenan menyampaikan tausiah di hadapan ahli bait dan para jamaah takziah. Dalam tausiahnya, Pendi Sigalingging  menyampaikan ucapan belasungkawa dan memberi semangat kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah menghadapi musibah tersebut dan selalu memanjatkan doa kepada Almarhum.

“Keluarga besar MTsN 1 Tapanuli Tengah turut berduka atas musibah ini. Kepada Ibu Sappit,  Istri dari pada Almarhum, Siti Khodijah Nadeak dan semua yang ditinggalkan oleh almarhum hendaknya tabah dan tawakkal kepada Allah subhanahu wata’ala. Kita doakan semoga orang Tua kita diampuni dosa-dosanya dan kelak mendapat tempat di dalam jannah-Nya”, ungkap Pendi Sigalingging.

Dalam taushiahnya, Pendi Sigalingging juga menyampaikan Kita yang hadir takziyah pada hari ini sesungguhnya sedang menasehati diri sendiri dengan kata lain sedang menunggu Antrian kapan dipanggil sang Khalik, bisa saja hari ini,mungkin bisa saja esok bahkan lusa kita yang ditakziyahi”.Ujar Pendi Sigalingging.

Musibah yang terjadi tidak pernah di pridiksi oleh manusia kapan datangnya, akan tetapi itu semua atas kehendak Allah Swt, ketentuan Allah Swt berlaku, kapan dan di mana,” Tutur Pendi Sigalingging. Dengan musibah ini, jangan patah semangat, tetaplah berjuang dan lanjutkan sekolah. Tutup WKM humas, Nuralya Siambaton, di akhir acara.