
Medan (Humas). Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan ketepatan pelaporan data Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Operator EMIS MAN 3 Tapanuli Tengah Sri Masyuli Manullang mengikuti kegiatan Optimalisasi Percepatan BAP BOS EMIS 4.0 Tahun Pelajaran 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu (13–15 Oktober 2025) bertempat di Le Polonia Hotel & Convention Medan, Rabu(15/10).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para operator EMIS madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman teknis para operator dalam mengelola data BOS melalui sistem EMIS 4.0 sehingga proses validasi, pelaporan dan percepatan Berita Acara Pembayaran (BAP) dapat dilakukan secara tepat waktu dan akurat.
Selama kegiatan berlangsung para peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai tata cara input dan verifikasi data BOS di EMIS 4.0 prosedur pelaporan serta langkah-langkah optimalisasi dalam meminimalisir kesalahan data. Pendampingan juga diberikan oleh tim teknis dari Kanwil Kemenag Sumut untuk memastikan seluruh operator memahami pembaruan sistem dan mekanisme terbaru dalam pelaporan keuangan madrasah.
Sri Masyuli Manullang menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan akurasi data madrasah dalam sistem EMIS. Menurutnya pengelolaan data yang baik menjadi salah satu faktor pendukung transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS di lingkungan madrasah.
“Melalui kegiatan ini kami dapat memahami lebih mendalam tentang pembaruan sistem EMIS 4.0 dan bagaimana pelaporan BAP BOS dilakukan dengan lebih efisien serta sesuai dengan ketentuan terbaru,” ujar Sri Masyuli.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan operator madrasah dalam kegiatan tersebut. Beliau menegaskan bahwa peningkatan kapasitas operator menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola administrasi yang profesional, transparan dan berbasis teknologi informasi.
“Kegiatan seperti ini sangat mendukung peningkatan mutu tata kelola madrasah. Dengan memahami sistem EMIS 4.0 secara mendalam operator dapat memastikan data madrasah selalu akurat dan sesuai dengan kebutuhan pelaporan terutama dalam pengelolaan dana BOS,” Ujar Kepala.
Keikutsertaan operator MAN 3 Tapanuli Tengah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen madrasah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan administrasi berbasis digital. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap sistem EMIS 4.0 diharapkan pengelolaan data BOS di MAN 3 Tapteng dapat berjalan lebih cepat, tepat dan transparan.
Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah menegaskan dukungannya terhadap program digitalisasi madrasah yang digagas oleh Kementerian Agama. Madrasah berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi guna mewujudkan tata kelola pendidikan yang efektif, efisien dan akuntabel.(ms).