
Pandan (Humas).Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah dan madrasah MAN 3 Tapanuli Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan Advokasi, Sosialisasi dan Fasilitasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Formal di Satuan Pendidikan Jenjang SD/MI dan SLTP. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tapanuli Tengah) pada Rabu (15/10).
Kegiatan yang berlangsung di aula DPPKB Kabupaten Tapanuli Tengah tersebut diikuti oleh perwakilan dari berbagai satuan pendidikan termasuk madrasah dan sekolah negeri maupun swasta. MAN 3 Tapanuli Tengah diwakili oleh Hasan Basri Staf Tata Usah yang hadir untuk menerima arahan serta informasi terkait implementasi pendidikan kependudukan di lembaga pendidikan. Kehadiran MAN 3 Tapteng menjadi bentuk nyata dukungan madrasah terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat literasi kependudukan di kalangan tenaga kependidikan.
Dalam kegiatan tersebut para peserta mendapatkan berbagai materi terkait Pendidikan Kependudukan dan Keluarga Berencana (PKB) yang diintegrasikan melalui jalur pendidikan formal. Materi ini mencakup topik penting seperti kependudukan dan pembangunan berkelanjutan kesehatan reproduksi remaja, serta peran sekolah dalam membentuk perilaku berencana di kalangan peserta didik.
Narasumber dari DPPKB Tapanuli Tengah menekankan bahwa pendidikan kependudukan merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap tantangan kependudukan di masa depan. Diharapkan para pendidik dan tenaga kependidikan dapat mengembangkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan peserta didik.
Hasan Basri selaku perwakilan MAN 3 Tapanuli Tengah menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa madrasah siap mendukung pelaksanaan pendidikan kependudukan baik melalui kegiatan pembelajaran di kelas maupun kegiatan nonformal seperti pembinaan karakter dan keorganisasian peserta didik.
“Kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana madrasah dapat ikut serta dalam mengembangkan literasi kependudukan. Melalui integrasi dalam pembelajaran peserta didik bisa memahami pentingnya perencanaan kehidupan dan tanggung jawab sosial,” ujar Hasan Basri.
Selain memperkuat pemahaman peserta kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperluas jejaring kerja sama antar satuan pendidikan dalam mendukung program Generasi Berencana (Genre). Dengan kolaborasi lintas lembaga, diharapkan terbentuk ekosistem pendidikan yang menumbuhkan kesadaran kependudukan di semua tingkatan usia pelajar.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam setiap program yang berorientasi pada pembentukan generasi madrasah yang cerdas, berkarakter dan sadar kependudukan. Madrasah percaya bahwa penguatan literasi kependudukan merupakan langkah strategis menuju masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan.(ms)