
Pandan (Humas). Kegiatan pembelajaran di MAN 3 Tapanuli Tengah berlangsung aktif dan penuh semangat melalui penerapan pembelajaran interaktif yang dilaksanakan di dalam kelas. Suasana belajar terlihat hidup ketika peserta didik terlibat langsung dalam diskusi, kerja sama kelompok serta berbagai aktivitas pembelajaran yang mendorong keberanian siswa untuk menyampaikan pendapat,Selasa(12/5).
Dalam kegiatan tersebut guru mata Pelajaran Fiqih Jimmi Raja Naek Marbun membimbing peserta didik dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan. Peserta didik tampak antusias mengikuti arahan guru serta aktif berdiskusi bersama teman-temannya di dalam kelompok belajar.
Metode pembelajaran interaktif yang diterapkan bertujuan untuk meningkatkan partisipasi peserta didik selama proses belajar mengajar. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi kegiatan belajar juga diarahkan agar siswa mampu berpikir kritis, bekerja sama dan memiliki rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok.
Jimmi Raja Naek Marbun menyampaikan bahwa pembelajaran yang aktif dan melibatkan peserta didik secara langsung dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi pelajaran. Suasana belajar yang nyaman dan komunikatif mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik di kelas.
“Melalui pembelajaran interaktif peserta didik menjadi lebih percaya diri untuk bertanya, berdiskusi dan menyampaikan pendapat. Hal ini sangat baik untuk melatih kemampuan berpikir dan komunikasi mereka,” ujarnya.
Peserta didik juga terlihat menikmati proses pembelajaran yang berlangsung. Mereka saling bekerja sama, berdiskusi dan menunjukkan semangat belajar yang positif selama kegiatan berlangsung. Suasana kelas yang tertib dan kondusif turut mendukung keberhasilan proses pembelajaran tersebut.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap semangat guru dan peserta didik dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan inovatif. Ia menyampaikan bahwa madrasah terus mendorong seluruh tenaga pendidik untuk menghadirkan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan.
Juraida menyampaikan bahwa pembelajaran interaktif sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Selain membantu peserta didik memahami pelajaran metode tersebut juga mampu membangun karakter percaya diri, disiplin dan kemampuan bekerja sama antar peserta didik.
“Madrasah mendukung penuh kegiatan pembelajaran yang mampu mengaktifkan peserta didik di kelas. Kami berharap suasana belajar seperti ini terus dipertahankan agar peserta didik semakin semangat dalam menuntut ilmu,” ungkap beliau.
Dengan adanya pembelajaran interaktif tersebut MAN 3 Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif, nyaman dan berkualitas demi mendukung perkembangan kemampuan akademik maupun karakter peserta didik.(ms)