
Pandan (Humas) – Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah turut serta dalam melaksanakan pelayanan umat kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Sibolga, Rabu (04/02) .
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan warga binaan ini mengangkat tema “Pulih Setelah Bertobat,” dengan nats pendukung dari Ulangan 30 :1-3a. Materi pembinaan disampaikan oleh penyuluh, ia menekankan tentang pentingnya pertobatan. Tuhan tidak pernah menutup pintu pertobatan, nats ini berbicara tentang harapan, pertobatan dan inisiatif Allah untuk memulihkan umat-Nya bahkan setelah mereka gagal.
Lisda menyampaikan bahwa pelayanan umat di Lapas merupakan salah satu bentuk kehadiran Negara melalui Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan yang merata dan berkeadilan, tanpa terkecuali. “Pelayanan ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan iman dan pembinaan mental spiritual bagi warga binaan, sehingga mampu menumbuhkan sikap optimis dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Kegiatan pelayanan umat ini mendapat sambutan positif dari warga binaan Lapas Kelas IIA Sibolga. Mereka mengikuti rangkaian pelayanan dengan penuh antusias dan khidmat. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan keagamaan, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis dan bermakna.
Kegiatan penyuluhan ditutup dengan doa bersama, memohon penyertaan dan kuasa Allah untuk terus menyertai dan menguatkan setiap warga binaan. “Diharapkan, melalui kegiatan ini, warga binaan dapat semakin dikuatkan iman dan pengharapannya, serta mampu menjalani masa hukuman dengan lebih baik dan penuh pengharapan,” ujar Beliau.