
Pandan (Humas). Hari kedua kegiatan MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) di MAN 1 Tapanuli Tengah berlangsung penuh makna dengan kehadiran Kapolsek Barus, IPTU Mulia Riadi, SH, M.I.Kom. Beliau hadir sebagai pemateri untuk menyampaikan penyuluhan mengenai isu krusial di kalangan pelajar, yaitu kenakalan remaja.
Penyuluhan tersebut digelar di Kompleks 2 MAN 1 Tapanuli Tengah dan diikuti oleh seluruh siswa baru dengan penuh perhatian. Suasana ruangan terasa serius namun interaktif, saat para siswa menyimak penjelasan yang disampaikan oleh pihak kepolisian.
Dalam pemaparannya, IPTU Mulia Riadi menguraikan berbagai bentuk kenakalan remaja yang kini marak terjadi, seperti tawuran antar pelajar, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak. Ia mengajak para siswa untuk menjaga kendali diri serta memahami dampak jangka panjang dari setiap tindakan yang dilakukan.
“Kenakalan remaja bukan hanya berdampak buruk pada diri sendiri, tapi juga bisa mencoreng nama baik keluarga dan sekolah,” tegas beliau dalam sesi penyuluhan. Pesan ini disampaikan dengan harapan para siswa bisa lebih berhati-hati dalam memilih lingkungan pergaulan.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran moral siswa sejak dini, agar mampu menyeleksi informasi dan pergaulan dengan bijak. Dalam era teknologi yang begitu cepat berkembang, tantangan bagi generasi muda menjadi semakin kompleks dan membutuhkan keteguhan karakter.
Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., memberikan apresiasi yang tinggi atas keterlibatan pihak kepolisian dalam pembinaan karakter siswa. “Kami berharap siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki moral dan mental yang tangguh,” ujar beliau usai kegiatan.
Sebagai bentuk motivasi tambahan, Kapolsek Barus juga memberikan apresiasi berupa bantuan finansial kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar saat sesi evaluasi materi. Hal ini disambut gembira oleh para siswa sebagai bagian dari penghargaan atas kesungguhan mereka dalam memahami materi yang disampaikan.