Sahlan, S.Pd.I, Kepala KUA Sarudik Terpilih sebagai Bendahara PC APRI Tapanuli Tengah Masa Bakti 2025–2029

Tapanuli Tengah – Komitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan keagamaan kembali ditunjukkan oleh salah satu putra terbaik Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Dalam pemilihan kepengurusan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Tapanuli Tengah yang berlangsung belum lama ini, Sahlan, S.Pd.I, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Sarudik, resmi terpilih sebagai Bendahara untuk masa bakti 2025–2029.

Bersama Ketua terpilih Liberny, S.H.I., M.H. dan Sekretaris Rivai A.R. Dani, S.H., terbentuklah kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa semangat perubahan, penguatan kelembagaan, dan peningkatan profesionalisme para penghulu di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Terpilihnya Sahlan bukan tanpa alasan. Sosoknya dikenal luas sebagai pribadi yang ramah, bersahaja, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai penghulu sekaligus kepala KUA. Dalam kesehariannya, beliau aktif membina kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya dalam hal bimbingan pernikahan, layanan keagamaan, serta pembinaan keluarga sakinah.

Rekam jejaknya selama menjabat sebagai Kepala KUA Sarudik menunjukkan komitmen kuat dalam mengedepankan pelayanan prima, transparan, dan humanis. Dengan latar belakang pendidikan yang mumpuni dan pengalaman panjang di bidang keagamaan, ia diyakini mampu mengelola keuangan organisasi dengan penuh tanggung jawab, akuntabel, dan profesional.

Sebagai organisasi profesi yang mewadahi para penghulu, APRI memiliki peran penting dalam menjaga marwah, kualitas, dan etika profesi penghulu. Dalam perannya sebagai bendahara, Sahlan diamanahi untuk memastikan pengelolaan keuangan organisasi berjalan dengan tertib, efisien, dan mendukung seluruh program kerja APRI dalam lima tahun ke depan.

Kehadiran APRI di tingkat daerah menjadi sarana penguatan kapasitas para penghulu, wadah koordinasi serta advokasi terhadap berbagai dinamika sosial dan keagamaan yang berkembang di masyarakat.