
Pinangsori (Humas) – Seiring dengan kemajuan dunia pendidikan menuju masyarakat yang lebih inovatif dan mandiri, sangat penting untuk memiliki kurikulum yang dapat menumbuhkan pemikiran kreatif dan kritis.
Untuk meningkatkan pengetahuan dan keprofesionalan tenaga pendidik guru Madrasah Se-KKM MTsN Tapanuli Tengah menggelar Sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas (IKM BK), Rabu (31/07/24) di MTsN 2 Tapanuli Tengah
Ketua KKM MTs.N 2 Tapanuli Tengah yang juga merupakan Kepala Madrasah (Kamad) MTsN 2 Tapanuli Tengah Hj.Kawati S.Pd yang membuka secara resmi kegiatan IKM BK dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan pendekatan holistik dalam pendidikan, fokus pada pengembangan intelektual, sosial, emosional, dan fisik siswa.
“ Kurikulum Merdeka digagas untuk menumbuhkan budaya inovasi dan kreativitas, memberdayakan siswa untuk menjadi percaya diri, kompeten, dan siap menghadapi masa depan”, Ucapnya.
Kawati menambahkan bahwa Kegiatan ini semata diadakan untuk mematangkan persiapan pembelajaran secara maksimal sesuai dengan target pencapaian, tentunya dengan peregangan kurikulum yang sudah dilakukan, “ IKM BK memberikan nuansa yang baru perkembangan pendidikan baik bagi siswa maupun bagi tenaga pendidik dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang profesional dan aktif”, Ujarnya.
Sementara itu Sekretaris se-KKM MTsN 2 Tapanuli Tengah Sapril Tanjung.S.Pd.I menyambut baik kegiatan implementasi kurikulum yang baru ini, dimana kurikulum ini para siswa tidak lagi pasif dalam menerima pembelajaran, namun juga turut aktif dalam proses pembelajaran.
“ Semoga adanya sosialisasi IKM BK ini guru bisa berkerja sama dan menerapkannya dengan baik”, Pungkasnya.
Turut berhadir pada kegiatan tersebut diantaranya Kepala Madrasah se-KKM MTsN 2 Tapanuli Tengah didampingi WKM Akademik dari masing masing Madrasah,Tim IKM BK Bapak Gunarno S.Pd selaku Pemateri dari Balai Diklat Keagamaan Medan, Guru dan Pegawai MTsN 2 Tapanuli Tengah.