Tingkatkan Solidaritas, Muallim/ Muallimah MTsN 1 Tapanuli Tengah Kunjungi Teman Yang Melahirkan

Barus (Humas) –  Sabtu, 2 Agustus 2025 Setelah Kegiatan Pembelajaran usai dilaksanakan seluruh dewan guru MTsN 1 Tapanuli Tengah bertolak ke rumah Ibu Hafizah Rayani Baho. Kunjungan para dewan guru ini sebagai bentuk dukungan dan solidaritas kepada Ibu Hafizah yang baru melahirkan, dimana kegiatan ini merupakan sebuah komitmen yang senantiasa di jalankan dalam keluarga besar MTsN 1 Tapanuli Tengah, kegiatan ini dinamakan kegiatan Ikatan Keluarga Sosial (IKS). Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol Ibu Suryanti Damanik, dan dilanjutkan dengan penyampaian sepatah kata nasehat dari Ustad Pendi Sigalingging.

Mengawali nasehatnya, Ustad Pendi menyampaikan, “dalam kehidupan ini, Allah SWT menganugrahkan banyak nikmat kepada kita. Salah satu diantaranya adalah anak, namun anak ini bukan hanya sekedar nikmat tetapi juga di barengi sebagai amanah dan yang akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT kelak. Sebagaimana kutipan hadits riwayat Bukhari Muslim yang sudah sangat sering kita dengar yakni “setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), maka orang tuanya lah yang menjadikannya, Yahudi, Nasrani, atau Majusi”. Jadi dari hadits ini kita seharusnya menyadari bahwa kita sebagai orang tua memiliki peranan besar dalam membentuk keimanan dan akhlak anak-anak kita kedepannya,” ucapnya.

Lebih lanjut beliau juga menginagatkan bahwasannya, “ mendidik anak bukan hanya tentang memberikan perintah atau larangan. Tapi juga soal kesabaran, keteladanan dan kasih sayang. Salah satu ujian terbesar orang tua adalah menahan amarah, bahkan ketika anak melakukan perbuatan yang dapat memicu kemarahan kita sebagai orang tua, kita harus senantiasa mengontrol diri untuk tidak marah sebagai mana kutipan hadits “bukanlah orang yang kuat itu yang bisa mengalahkan lawannya dalam gulat, tapi orang kuat adalah yang mampu menahan amarahnya (H.R Bukhari Muslim). Dalam hal ini kita pasanga suami istri harus senantiasa saling mengingatkan, bahwasannya anak adalah manusia kecil yang sedang belajar, mereka belum mampu memahami sepenuhnya mana yang benar dan mana yang salah, maka tugas kita sebagai orang tua adalah membimbing bukan melampiaskan emosi,”, tutupnya.

Dalam sambutan ahli bait, Ibu Hafizah menuturkan, “terimakasih atas segala doa dan dukungan muallim/muallimah dan semoga nasehat yang di sampaikan oleh ustad dapat mendatangkan keberkahan serta kebaikan dalam keluarga kami,” Ucapnya. Kegiatan IKS di tutup dengan pemberian tali kasih kepada Ibu Hafizah dan salam-salaman sebelum meninggalkan kediaman Ibu Hafizah.