
Sorkam Barat (Humas) – MAN 2 Tapanuli Tengah dalam menyambut hari Jum’at. menanamkan akhlak mulia dan kepedulian sosial, pada Jum’at pagi 26 September 2025, puluhan siswa bergotong royong membersihkan Masjid Baiturrahman yang terletak tidak jauh dari lingkungan sekolah. Kegiatan bertajuk “Jum’at Penuh Berkah” ini bertujuan untuk memastikan masjid siap digunakan dengan nyaman dan bersih bagi para jamaah yang akan melaksanakan Sholat Jum’at.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan dengan penuh semangat oleh para pelajar dari berbagai tingkatan kelas. Mereka dibagi menjadi beberapa tim dengan tugas spesifik. Ada yang membersihkan karpet dan lantai masjid dari debu dan kotoran, ada yang membersihkan mimbar, rak-rak Al-Qur’an, dan tempat wudu. Fokus utama adalah membersihkan area-area yang paling sering digunakan, memastikan setiap sudut masjid bebas dari najis dan kotoran. Kegiatan ini bukan sekadar tugas, melainkan sebuah bentuk ibadah sosial yang secara langsung mempraktikkan ajaran Islam tentang kebersihan (taharah).
Chotni Rizkiah Gultom, S.Pd., selaku koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa hal ini adalah bagian integral dari pendidikan karakter di madrasah. “Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa masjid bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga rumah kita bersama yang harus dijaga kebersihannya. Melalui gotong royong ini, siswa belajar tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap fasilitas umum. Ini adalah cara nyata mereka berbakti kepada masyarakat dan memaknai keberkahan hari Jum’at,” ujarnya.
Antusiasme siswa tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka bekerja sama tanpa komando yang berlebihan, menunjukkan kekompakan dan inisiatif yang tinggi. Kebersihan dan kerapihan adalah kunci dalam menyambut ibadah. Oleh karena itu, semua siswa berusaha maksimal membersihkan setiap noda dan merapikan saf-saf sholat agar jamaah dapat beribadah dengan khusyuk.
Dengan rampungnya kegiatan bersih-bersih ini, Masjid Baiturrahman kini tampak lebih bersih, segar, dan rapi, siap menyambut pelaksanaan Sholat Jum’at. Aksi “Jum’at Penuh Berkah” oleh siswa-siswi MAN 2 Tapanuli Tengah ini patut diapresiasi sebagai teladan nyata bagaimana lembaga pendidikan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan semangat pengabdian yang tinggi kepada agama dan masyarakat. Ini membuktikan bahwa madrasah adalah tempat lahirnya para agen perubahan yang peduli dan bertanggung jawab.